14

Tetap Prima Berada Lama di Ruangan Ber-AC

Merasakan suhu AC dalam waktu yang lama semakin tak terhindarkan. Dalam jangka panjang akan berpengaruh buruk bagi kesehatan. Dinginnya AC harus diatasi agar tidak menjadi masalah lagi bagi fisik dan memengaruhi urusan pekerjaan.

Umumnya seseorang yang terus menerus berada di ruang ber-AC akan menunjukkan gejala tertentu. Selain rasa dingin yang menusuk tulang, tubuh jadi mudah lelah. Efek dari kekurangan menghirup udara segar. Kesulitan bernapas juga dirasakan sebab adanya zat kimia yang disebarkan oleh AC ke udara terbuka. Seperti p-dicholobenzene dan formaldehida yang memicu masalah pada paru-paru.

AC juga sering menyerang bagian syaraf tertentu. Orang yang terdampak akan sukar menggerakkan bagian mulut dan leher. Termasuk sulit melakukan gerakan mengunyah dan berbicara.

Suhu AC yang rendah dan berlebihan juga dapat mengganggu sistem reproduksi. Dalam kasus ekstrem juga bisa berbahaya bagi ibu hamil, karena adanya phthalates yang menyebabkan cacat lahir. Belum lagi ketidakseimbangan hormon yang diakibatkan oleh zat yang sama.

Sedang bagi kecantikan, AC sangat merugikan. Kulit mudah kering dan berkeriput. Otomatis mempercepat penuaan dini yang membuat penampilan bisa jauh lebih tua dari umur sebenarnya.

Atur suhu AC

Setel suhu AC sesuai kebutuhan. Anda dapat mengaturnya dengan mengacu suhu udara di luar, misalnya iklim tropis yang rata-rata berada di kisaran 24 derajat celcius. Jadi, udara yang Anda hirup di ruangan dan di luar tidak terlalu jauh perbedaannya. Tubuh tidak mendapat kejutan secara drastis begitu Anda meninggalkan ruangan ber-AC ke ruangan terbuka. Atau mendadak bertemu dengan udara yang luar biasa teriknya.

Pakaian hangat

Kenakan pakaian hangat selama Anda berada di dalamnya. Terutama ketika AC terpasang secara sentral dan suhunya tidak bisa diatur manual. Usahakan bagian leher dan tengkuk tertutup rapat. Sebab pada bagian ini ada banyak cabang syaraf yang cukup sensitif dengan dinginnya AC.

Tetap minum air putih

Suhu dingin seolah meniadakan dahaga. Padahal itu hanya kamuflase saja. Tubuh tetap membutuhkan cairan. Karenanya, tetap minum air walau Anda tidak merasa haus. Minimal sebanyak dua liter, guna menjaga keseimbangan metabolisme. Tepatnya air dengan suhu ruangan atau air hangat. Bukan air yang dingin hasil kerja es atau kulkas.

Hangatkan diri di luar

Ajak diri keluar sejenak. Jangan merasa nyaman dan ketagihan pada suhu dingin. Pilih tempat makan siang di luar dengan sinar matahari yang sedikit membuat gerah, berjalan di tempat terbuka untuk mendapat semilir angin, serta sengaja menjemur diri sejenak saja, dapat Anda lakukan.

Gunakan pelembap

Sediakan pelembap di ruangan Anda. Pelembap yang efektif mengembalikan kelembapan kulit. Oleskan pada bagian-bagian yang mudah dibuat kering oleh AC. Seperti telapak tangan, siku, lutut, area wajah dan sekitar mata, serta tumit kaki. Jika tak ingin repot, pilih losion yang bisa digunakan untuk semua. Jadi tak perlu repot membawa jenis yang bermacam-macam. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments