12

Tanda-Tanda Anda Butuh Liburan

Meluangkan waktu bagi diri sendiri untuk berlibur memang perlu. Demi menjaga keseimbangan sehatnya jiwa dan raga. Sayangnya banyak yang tidak menyadari tanda-tanda kebutuhan liburan harus segera dipenuhi.

Walau terkesan seperti bersenang-senang belaka, namun liburan ampuh dan efektif membuat tubuh lebih rileks. Tidak melakukan pekerjaan dan tiada aktivitas yang membuat lelah batin. Melainkan hanya menikmati panorama sebagai bagian liburan. Di samping itu memberikan kesempatan pada otak beristirahat sejenak.

Berbeda halnya dengan yang jarang melakoninya. Fisik lebih mudah terserang sakit tanpa penyebab yang jelas. Sulit menemukan solusi bagi masalah yang kecil sekalipun. Kegiatan rutin terasa monoton. Energi kadang jadi terkuras menyelesaikan satu dua pekerjaan sepele. Sedang kepentingan lain yang lebih utama jadi terbelangkalai.

Inilah beberapa tanda Anda perlu mengajukan cuti barang sebentar saja. Jika tidak memungkinkan menempuh liburan yang jauh dari rumah, pilih spot piknik yang dekat.

Waktu habis untuk pekerjaan

Saat porsi waktu bekerja lebih besar, dapat dipastikan Anda memang butuh liburan. Apalagi tidak pernah diselingi kegiatan santai sama sekali. Dalam waktu per minggu atau per bulannya. Diri sendiri selalu terkungkung dalam ruangan kerja, mengejar deadline atau target, dan kondisi sibuk lainnya. Bahkan sebelum dan bangun tidur, yang teringat kali adalah urusan kerja.

Segalanya terasa membosankan

Meski pekerjaan sekarang adalah passion, tetapi Anda sedang tidak menikmati. Begitu pula dengan segalanya yang terasa membosankan. Baik yang berhubungan dengan profesi maupun kondisi di rumah. Karena bosan, lantas Anda mulai tak nyaman menjalaninya. Tidak semangat menyambut hari atau gembira mendengar proyek-proyek yang baru berdatangan. Segalanya serasa serupa dan sama saja.

Mudah tersinggung

Tanda lainnya ialah mudah tersinggung. Mudah tersulut oleh suasana. Tidak menyadari bahwa rekan atau anggota keluarga sedang bercanda. Namun oleh Anda ditangkap sebagai hinaan yang merendahkan. Sense of humor hilang seketika. Rugi bagi diri sendiri dan meregangkan relasi dengan yang lain.

Kerap marah tanpa alasan

Setelah mudah tersinggung, kode yang lain identik dengan suka marah-marah. Amarah yang muncul tanpa alasan yang jelas. Konflik yang dulu dapat dihadapi dengan kepala dingin, kini harus diselesaikan dengan penuh emosi. Tidak melulu diarahkan pada orang lain, marah juga sering diarahkan pada diri sendiri. Terutama saat kondisi tidak ideal terjadi secara mendadak dan di luar dugaan.

Sering panik

Panik yang sering melanda sebagai imbas dari pikiran yang tegang. Mudah terpantik oleh faktor-faktor eksternal atau terpengaruh oleh bayang-bayang yang muncul dari dalam pikiran sendiri. Lalu diiringi oleh sikap terburu-buru dan tanpa berpikir panjang. Hasilnya mudah ditebak. Jika salah langkah sudah pasti menimbulkan kekacauan dan efek yang berkepanjangan.

Diprotes orang-orang sekitar

Bila ada protes yang disampaikan berulang-ulang dari orang-orang di sekitar, ada baiknya Anda segera liburan. Mungkin rekan-rekan di kantor prihatin dengan kesibukan Anda yang luar biasa. Atau protes yang dilayangkan keluarga dan anak-anak di rumah. Segera kemasi barang ke dalam koper. Habiskan waktu untuk bercengkerama dan bersantai ria dengan keluarga. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments