18

Sumber Kegagalan Dana Pensiun Terkumpul

Bila ingin sukses mengumpulkan dana pensiun, sebaiknya Anda mawas dari sekarang. Karena apa yang Anda lakukan saat ini berhubungan erat dengan masa depan. Ada sumber-sumber kegagalan yang membuat dana pensiun bubar di tengah jalan.

Tidak ada yang meragukan pentingnya punya dana pensiun. Tabungan penyokong hidup saat di usia senja kita sudah tidak bekerja lagi. Dana yang bisa kita upayakan sejak masih berada di usia produktif. Saat masih mempunyai gaji dan energi lebih mengumpulkan berbagai pundi-pundi pemasukan.

Bila menunda sama artinya dengan menjerumuskan diri sendiri. Apalagi baru memulai saat masa pensiun sudah benar-benar di depan mata. Dalam tempo yang panjang saja tidak menjamin dana pensiun terkumpul dengan cepat, bagaimana dengan persiapan yang lebih singkat? Untuk itu waspadai aneka ragam kegagalan, agar kelak dana pensiun bisa dinikmati dengan nyaman.

Boros

Boros memang biang keladi bubarnya jenis tabungan apa saja. Termasuk tabungan pensiun ini. Pemasukan tinggi di usia muda yang sejatinya bisa untuk mencicil dana pensiun, abis tak bersisa. Terutama kebiasaan gaya hidup berlebihan yang terlalu memanjakan. Membuat pikiran terlena akan kebutuhan hidup yang lebih penting di masa mendatang.

Tanpa perencanaan

Gagalnya memiliki dana pensiun karena dari sekarang Anda tidak mempunyai perencanaan. Keinginan hanya berada di awang-awang. Padahal perencanaan akan menuntun Anda memutuskan mengambil langkah yang tepat. Mulai dari jenis aktivitas apa saja yang ingin Anda lakukan di usia pensiun, umur berapa mulai menabung, besar angka yang Anda sisihkan, dan rencana-rencana lainnya. Buat sedikit corat-coret supaya Anda bisa menentukan pilihan.

Tiada investasi

Investasi merupakan jalan mempertebal dana pensiun. Investasi memungkinkan seseorang memperoleh tambahan penghasilan lebih dari satu pintu. Keuntungan yang dapat diputar untuk memiliki properti, emas, saham, obligasi, dan varian lainnya. Hal yang sulit diwujudkan bila kita tidak berinvestasi sama sekali.

Dapat musibah

Walau kadang dana asuransi lancar dikumpulkan, namun ada faktor dari luar yang tak bisa dicegah untuk datang. Seperti musibah yang dapat menerpa kapan saja. Anggaran yang memang sudah dipersiapkan untuk pensiun, mau tak mau harus dicairkan lebih awal. Guna menutup kebutuhan yang lebih mendesak dan perlu penanganan sesegera mungkin. Ingat, segera kumpulkan kembali tabungan pensiun kala badai musibah berhenti menerjang.

Banyak utang

Sulit rasanya mewujudkan dana pensiun bila pemasukan selalu tersedot untuk bayar utang. Apalagi ditambah kewajiban membayar bunga dan denda. Lama-kelamaan bayangan memiliki dana pensiun sirna. Karena kebutuhan yang lebih utama adalah melunasi hutang. Ambil tindakan segera, agar utang tidak terus menumpuk dan menutup kesempatan kita untuk menabung.

Ada tanggungan

Disisi lain, ada tanggungan yang hingga usia pensiun terabaikan. Misalnya anak-anak yang belum mandiri bekerja, kewajiban membantu masalah finansial saudara, utang menumpuk tak berkesudahan, cicilan, biaya kesehatan yang tak terjamah asuransi, dan masih banyak lagi. Dana pensiun harus tersebar kemana-mana. Tidak lagi terkumpul jadi satu, sebagai sumber pemasukan di usia tua nanti. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments