17

Stimulasi Kecerdasan Anak Sejak Dalam Kandungan

Siapa yang tak ingin punya anak cerdas? Stimulasi kecerdasan bisa dilakukan sejak dalam kandungan. Jangan salah, janin sudah dapat merespon dan memberi reaksi balik terhadap rangsangan dari luar. Manfaatkan keajaiban tersebut agar otak anak makin optimal.

Secara teori, menstimulasi kecerdasan bayi bisa dilakukan pada usia kehamilan 18-20 minggu. Berikan stimulasi yang intens dengan frekuensi makin sering di trisemester ketiga. Di mana saraf-saraf otak berkembang pesat.

Namun, jangan terlalu terpaku pada teori. Sebab ada pula pendapat yang menyatakan, sejak sperma dan sel telur bertemu lalu membentuk janin, stimulasi sudah bisa dilakukan karena bayi sudah mengembangkan kondisi psikologis dan biologisnya. Jadi lakukan senyaman mungkin, tanpa harus membebani dan merepotkan ibu hamil.

Tunggu apa lagi. Berikan stimulasi dengan cara yang mudah dan murah, tapi tetap memberikan dampak yang positif untuk anak.

Cukup nutrisi

Asupan ibu hamil sangat berpengaruh untuk pertumbuhan janin, termasuk perkembangan otaknya. Konsumsi ikan laut yang kaya akan omega dan DHA, zat yang memaksimalkan kerja otak. Pilih daging tanpa lemak, ayam dan telur kampung yang lebih sehat. Saat senggang dan lapar, ganti camilan tak sehat dengan kacang-kacangan, seperti walnut dan buah-buahan segar. Tak ketinggalan sayur berdaun hijau yang sarat asam folat. Nutrisi penting untuk merangsang saraf otak bayi.

Dengarkan suara ibu

Tidak cukup asupan makanan saja, stimulasi perlu dilakukan dari luar. Sembari mengelus perut, ajak anak berbicara. Dengan mendengarkan suara ibunya sendiri, pelan-pelan anak akan tergerak untuk belajar mengenali dan memberikan reaksi. Lebih dari itu, kehangatan sudah terjalin dengan hanya sering mengajaknya bercakap-cakap, meski tanpa jawab.

Baca, dongeng, dan diskusi

Bayi dalam kandungan juga membutuhkan hiburan untuk mengoptimalkan otaknya. Rangsang dengan kegiatan membaca, mendongeng, dan berdiskusi. Jangan anggap akan sia-sia, kegiatan tersebut merupakan tabungan informasi yang akan anak simpan rapat-rapat. Kelak tanpa disadari, alam bawah sadarnya akan memberikan warning bahwa dia telah mengetahuinya sejak lama. Tak heran, anak mudah sekali mengucapkan apa yang dia ingat walaupun orang-orang di sekitarnya tidak ada yang mengajarkan.

Olahraga otak

Barangkali istilah olahraga otak masih belum terlalu dikenal. Istilah tersebut mengarah pada aktivitas yang membuat otak kita berpikir. Penting sekali bila diterapkan pada bayi yang belum lahir. Diantaranya ada teka-teki silang, sudoku, soal matematika, dan sebagainya yang bisa menjadi pilihan ibu hamil di tengah-tengah rutinitas. Anak seolah-olah ikut berpikir dan hadir membantu ibunya untuk memecahkan kesulitan soal.

Kembangkan otak kanan

Terakhir, kembangkan kecerdasan otak kanan bayi. Perbanyak literasi visual dan kegiatan seni yang mudah dilakukan. Contohnya sering mengambil gambar lewat kamera, melukis, mendatangi galeri seni, membuat prakarya ringan, merancang desain kamar anak, dan lain-lain. Luangkan waktu sejenak dan rileks untuk sekadar mendengar musik atau lagu kesayangan. Mainkan alat musik yang Anda kuasai, dan nikmati. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments