01

Permainan Tradisional dari Berbagai Daerah

Permainan bernuansa tradisional dan unik adalah salah satu kekayan bangsa. Masing-masing daerah punya jenis permainan yang layak untuk diintip sebagai referensi bersama.

Unik karena menjadi identitas dari daerah asal dan tidak mudah ditemui didaerah lainnya. Rutin dilakukan setiap tahun, terutama bila ada acara-acara kebudayaan di daerah tersebut atau ketika merayakan hari kemerdekaan. Mengandalkan kerjasama dan kekompakan tim. Kalau hanya dilakukan seorang diri, sudah pasti ada kru di belakang yang sibuk membantu.

Permainan tradisional juga kental dengan letak geografis. Misalnya bercorak laut, gunung, dan sebagainya. Tidak bertolak belakang dengan nilai-nilai tradisi dan kerap mengandung cerita sejarah di baliknya. Kerap ditampilkan dalam balutan pakaian adat.

Pacu kuda di Aceh

Lomba balap kuda atau yang lebih dikenal pacu kude di Tangkengon, Aceh Tengah selalu ditunggu. Tanpa batasan umur bagi para joki dan pengaman yang memadai, lomba ini penuh dengan sorak sorai. Anda bisa datang setiap tahun ke sana, sekalian menyeruput kopi terkenalnya, kopi Gayo.

Lomba sampan layar di Batam

Adu balap sampan ini sukses merebut perhatian wisatawan. Pesertanya datang hingga Karimun dan Malaysia. Menunjukkan kecepatan masing-masing tim di atas sampan yang berwarna-warni. Tetapi kadang mereka tidak mengejar kemenangan. Yang penting rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong terus dijaga. Jika ingin melihatnya secara langsung, datang saja ke Pulau Belakang Padang.

Lomba dayung di Banjarmasin

Di Sungai Martapura, para peserta berebut mencapai garis finis. Bermodalkan sampan berukuran panjang dan berhiaskan ornamen naga sebagai moda utamanya. Bagi mereka, lomba dayung ini bukan sekadar mengejar gengsi, namun juga memperebutkan hadiah uang tunai dan trofi dari Gubernur Kalimantan Selatan.

Festival telok abang di Palembang

Festival telok abang pada dasarnya bukan perlombaan. Lebih tepatnya ajang perebutan di antara peserta yang datang. Telur yang sudah direbus diberi warna merah lalu ditancapkan di atas miniatur mobil-mobilan atau perahu. Terbuat dari kardus atau gabus bekas yang sudah dihias. Tentunya peserta yang mendapat telur lebih banyak akan memperoleh kepuasaan tersendiri. Serasa memenangkan suatu perlombaan.

Peresean di Lombok

Peresean merupakan permainan perang yang dijalankan oleh dua laki-laki. Masing-masing bersenjatakan rotan dan perisai kayu. Kadang-kadang disuguhkan layaknya sebuah tarian. Permainan ini juga mengenalkan pakaian adat Lombok dan segala pernak-perniknya. Menyedot minat wisatawan berbondong-bondong merayakan hari kemerdekaan di sana.

Pacu perahu di Riau

Dalam pacuan perahu di Riau, peserta tidak perlu berada di atasnya. Perahu beradu balap sendiri, mengandalkan tenaga angin untuk mencapai garis akhir. Karenanya perahu harus didesain sedemikian rupa agar bisa meluncur dengan lancar. Umumnya berbentuk kecil dan ramping, tidak banyak berbeda dengan perahu mainan anak-anak. Hanya saja, mempunyai layar yang menjulang besar serta lebar. Terikat kuat sebagai senjata pamungkasnya. (LAF)

 

Foto ilustrasti: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments