23

Menjaga si Kecil Saat Anda Menyetir

Mengajak anak pergi menggunakan mobil memang terlihat mudah. Tetapi tetap ada tantangan yang mesti dilewati. Terutama untuk Anda yang mengajak ananda naik mobil sambil menyetir sendiri.

Melaju di atas aspal bagi anak belum tentu menyenangkan. Apalagi kondisi sedang macet dan ruang di dalam mobil tidak membuatnya bebas bergerak. Anak yang berpindah-pindah tempat juga bisa mengganggu konsentrasi pengemudi. Amat berbahaya bagi penumpang atau pengguna jalan yang lain.

Sedang Anda yang menyetir sendiri belum tentu dapat langsung memberikan bantuan langsung. Mungkin sedang berada di jalan tol atau sulit menemukan area parkir.

Buat kesepakatan bersama yang harus dipatuhi oleh anak saat berkendara. Dipatuhi kala tiap berkendara. Kebiasaan baik yang mesti dijaga. Demi menjaga keamanan dan mengenalkan disiplin positif bagi si kecil.

Duduk di kursi belakang

Barangkali terlihat wajar menempatkan anak duduk di kursi depan. Tetapi cara tersebut sebenarnya bukan yang benar. Tubuh anak yang kecil mudah terpental ke jok atau kaca depan saat mobil mengalami benturan.

Jika anak belum mencapai umur 13 tahun, anak harus duduk di bagian belakang. Tepatnya di baris kedua. Jarak yang paling aman antara bagian depan dan belakang. Biasakan dari kecil, sebisa mungkin sejak anak pertama kali menggunakan moda transportasi mobil. Sehingga anak menerima pembiasaan ini lebih mudah.

Car seat dan seat belt

Anak juga wajib menggunakan car seat dan seat belt. Car seat dapat dikenakan untuk anak di bawah usia 5 atau 6 tahun. Sedang bila kaki anak sudah bisa menapak pada lantai mobil, orang tua bisa menghentikan pemakaian car seat. Sebagai gantinya, seat belt mulai diberlakukan. Pastikan bunyi klik terdengar untuk kedua alat pelindung tersebut.

Penggunaan car seat dan seat belt juga terbukti ampuh meredam bahaya yang mengintai anak-anak saat mobil mengalami kecelakaan. Sebab anak terkunci dalam posisi yang aman, tidak oleng, atau terpental keluar.

Pastikan jendela dan pintu terkunci

Penting pula memastikan jendela dan pintu terkunci dari pusatnya. Terkadang anak bisa menyentuh apa saja, termasuk tombol pembuka pintu dan jendela. Tangannya bisa terjulur keluar. Tentu sangat rawan akibatnya jika sampai terbuka. Sebelum mobil melaju, pastikan semuanya tertutup dan terkunci. Saat ini, sebagian besar mobil memiliki fasilitas central lock, di mana pengemudi bisa mengunci seluruh pintu dan jendela kendaraan dengan menekan satu tombol.

Kebutuhannya dalam jangkauan

Kebutuhan anak selama di perjalanan tidak boleh terlewat. Makanan, minuman, mainan, tisu, dan sebagainya. Letakkan di bagian yang mudah diraih oleh dirinya sendiri. Jadi tanpa bantuan Anda, anak bisa mengulurkan tangan untuk meraihnya.

Memenuhi kebutuhan anak juga berfungsi mengatasi rasa bosan dan media hiburan baginya. Sediakan kebutuhan yang sehat seperti mainan yang mengasah otak dan buku cerita.

Letak barang lainnya

Membawa anak dan barang banyak secara bersamaan bukan masalah. Asal Anda pandai mengatur posisi masing-masing. Hindari menumpuk barang terlalu tinggi di samping anak duduk. Dikhawatirkan tumpukan bisa roboh dan menimpa anak. Anda bisa memilih bagasi sebagai tempat paling strategis menyimpan barang-barang selama di perjalanan. Tidak mengganggu anak dan penglihatan selama menyetir. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments