09

Kriteria Rumah Sehat

Idealnya, pendirian rumah tidak mengabaikan faktor kesehatan. Mengingat sangat penting bagi anggota keluarga itu sendiri. Mulai dari bentuk fisik, perangkat di dalamnya, hingga fungsi sosialnya.

Saat rumah jauh dari kriteria sehat, anggota rumah rentan dengan berbagai penyakit. Penyakit fisik yang mengintai tubuh maupun tekanan kejiwaan yang identik dengan stres. Rumah yang merupakan kebutuhan primer tidak hadir sepenuhnya.

Konstruksi bangunan kuat

Pertama, konstruksi bangunan harus kuat. Terutama bagian fondasi sebagai landasan berdirinya rumah. Lalu diikuti oleh dinding yang kokoh, pintu dan jendela yang terpasang baik, dan lantai yang menyediakan lahan pijakan dengan rata.

Privasi

Milik sendiri atau dalam status menyewa, rumah harus mengindahkan hak berprivasi. Sebab anggota rumah perlu kebebasan melakukan rutinitasnya tanpa gangguan dari orang lain. Dari kepala rumah tangga sampai anggotanya yang lebih muda.

Cukup ruangan dan bebas bergerak

Selain itu rumah juga harus berisi ruangan-ruangan yang cukup. Ruang yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan aktivitas harian, hiburan, sampai pada level kebutuhan beristirahat. Menampung aneka perabotan yang diperlukan. Serta masih menyisakan tempat bagi anggota rumah bergerak dengan bebas.

Pencahayaan dan ventilasi udara lancar

Rumah yang sehat akan mendatangkan pencahayaan dan aliran udara secara alami. Tidak tergantung seratus persen pada peranti listrik atau pendingin udara. Melainkan cahaya mentari yang bisa menerangi di siang hari. Keberadaan ventilasi yang mengundang udara datang silih berganti dengan sendirinya. Tidak hanya menyegarkan, rumah juga jauh dari kesan suram. Apalagi jika Anda menambahkan ornamen hijau, dari tanaman, baik yang terletak di luar maupun dalam rumah.

Ada saluran pembuangan

Perhatikan pula urusan saluran pembuangan. Tempat menyalurkan sisa kotoran yang tidak mungkin dimanfaatkan lagi. Tidak boleh mampet, bocor, atau menggenangi bagian sisi rumah tertentu. Air bekas pakai di kamar mandi, dapur, dan penyaluran untuk air hujan yang datang. Dan, hindari saluran air yang bisa dipakai jentik nyamuk menggenang atau binatang masuk ke dalam rumah.

Bebas polusi

Bebas polusi menjadi kriteria lainnya. Polusi yang diproduksi sendiri dari aktivitas rumah, seperti asap dapur, asap rokok, dan lainnya. Pemilik rumah juga tidak boleh mengabaikan pencemaran yang berasal dari luar. Contohnya polusi udara sebagai imbas berdirinya rumah dekat dengan jalan raya, polusi suara yang mengganggu dari gerak mesin-mesin pabrik atau kendaraan yang berlalu lalang tiada henti. Oleh karena itu, sebelum membeli ada baiknya Anda memprioritaskan betul masalah lokasi.

Bebas penyakit menular

Segera basmi penyakit yang bersifat menular. Walau tergolong ringan, namun bila dibiarkan akan tetap membahayakan. Rumah telah menyimpan bibit penyakit yang bisa bereaksi kapan saja. Otomatis, anggota rumah atau tamu yang datang menjadi sasaran empuk.

Tersedia air bersih

Pastikan rumah memiliki ketersediaan air bersih. Mengalir lancar dari kran dan siap digunakan kapanpun dibutuhkan. Air tidak boleh tercampur dengan kandungan kimiawi berbahaya atau logam yang mematikan. Memberi kesegaran, kebutuhan mineral, dan menggaransi kesehatan setiap saat. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments