07

Jurus Menghadapi Gosip yang Disebar Tetangga

Kesal rasanya mendapati diri diterpa gosip yang tidak-tidak. Apalagi disebar oleh tetangga sendiri. Jurus ampuh mesti diluncurkan untuk menghadapinya.

Walau kadarnya ringan, mau tak mau kita tak bisa begitu saja mengabaikan. Lebih sulit lagi menghindar untuk gosip yang bahannya berat. Sewaktu-waktu dapat bertemu tetangga, di samping gosip bisa terdengar kapan saja. Merugikan sekaligus menurunkan citra diri yang sebenarnya baik-baik saja.

Selain itu Anda akan merasakan suasana yang tidak nyaman. Pertemuan jadi canggung dan terlihat basa basi, terdengar sindiran-sindiran kecil, suara-suara cekikikan yang lebih terkesan ejekan, sampai pada perubahan sikap para tetangga lainnya. Dari interaksi yang sebelumnya baik-baik saja, berubah menghindar tak bersahabat.

Meski gosip sudah pasti membuat rugi dan diri menjadi terkucilkan, jangan gegabah mengambil tindakan. Membantah dengan cara-cara serangan spontan justru seolah membenarkan gosip yang telah menyebar. Lebih baik ambil cara-cara elegan. Tanpa perlu konfirmasi langsung, gosip dapat dibuktikan kebalikannya. Alias tidak benar sama sekali.

Tetap tenang dan percaya diri

Sehebat apapun gosip yang menerpa, tetap pasang sabuk ketenangan. Berikan jeda sejenak bagi pikiran untuk mencerna apa yang telah Anda dengar. Bila diperlukan, ambil beberapa saat guna beristirahat. Setelah itu lakukan aktivitas seperti biasa dan tetap percaya diri. Jangan sampai gosip menurunkan produktivitas atau membelokkan konsentrasi.

Mungkin mereka yang menyebar gosip sangat ingin melihat Anda sedih dan merana. Lawan dengan kondisi terbalik 180 derajat. Bahwa gosip yang ditiupkan bagi Anda hanya semacam angin semilir biasa saja.

Pikirkan sumber dan pemicunya

Lalu pikirkan lebih dalam. Bagaimana semua ini bisa terjadi. Ingat-ingat kembali kronologi, sumber masalah, pemicu, bahkan mengira-ngira provokatornya. Jangan membantah nurani jika memang gosip itu benar dan Anda sendiri merupakan tokoh tunggalnya. Tinggal selanjutnya memperbaiki tingkah laku agar gosip tidak terulang lagi.

Tetapi saat gosip berisi kabar burung belaka dan bukan faktor dari Anda sebagai penyebabnya, sebaiknya abaikan saja. Maklumi dan pahami bahwa banyak oknum yang gemar menyebarkan berita bohong sebagai aktivitas di sela-sela waktunya. Memiliki sifat dengki dan suka menjatuhkan pihak lain lewat intrik-intrik yang tak benar. Waktu yang akan menjawab benar tidaknya dari gosip yang mereka usung sendiri.

Minimal bertegur sapa

Boleh saja mereka memalingkan muka, demikian pula dengan Anda. Tetapi sudahi sikap tersebut dengan lebih bijak dan dewasa. Paksa diri untuk menyapa lebih dulu dan menjalin relasi sebagaimana mestinya kehidupan bertetangga yang sehat. Sebagai balasan telak bahwa tidak seharusnya antar-tetangga saling menjatuhkan dengan gosip-gosip yang tidak benar. Apapun reaksi yang diberikan mereka, usahakan tetap berbuat baik.

Beri hadiah

Jurus lain yang bisa Anda lancarkan yakni dengan memberikan hadiah. Bersamaan momen ulang tahun tetangga atau sekadar mengantar oleh-oleh dari luar kota. Menjawab perbuatan buruk dengan aksi positif tidak akan merendahkan diri sendiri. Justru membuktikan Anda sebagai pribadi yang luar biasa. Yang seharusnya dihormati sama seperti tetangga ingin dihargai. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments