05

Hutan-hutan Lindung yang Ramah Wisatawan

Hutan lindung saat ini banyak yang dibuka untuk umum. Memberi kesempatan bagi Anda sekeluarga mengenal kehidupan alam yang masih natural. Plus media belajar yang bagus sekali untuk putra putri tercinta.

Hutan lindung menyediakan aneka flora yang jarang ditemui di sekitar pemukiman pada umumnya. Beberapa masih menjadi habitat para satwa langka. Beberapa yang lain menyuguhkan kejernihan sungai, danau, atau air terjun. Sudah pasti ikan-ikan memenuhi dan berenang gembira. Udara pun terasa sejuk menenangkan. Kekayaan alami yang menjadi daya tawar menarik bagi para pengunjungnya.

Namun ada syarat yang tak boleh dilanggar, yakni dilarang merusak. Termasuk mencabut tanaman dan mengganti dengan tanaman konsumsi, memburu binatang, dan membuang sampah sembarangan. Sebab proteksi bagi hutan lindung mesti dilakukan secara menyeluruh, bukan oleh petugas yang berwenang saja. Menjaga kelestariannya sebagai paru-paru dunia dan cadangan air bagi masa depan.

Jangan khawatir tentang fasilitas yang disediakan. Walau masih hutan perawan, pembuka jasa wisata tetap membangun sarana bagi pengunjung. Air bersih, toilet dan tempat istirahat yang memadai. Piknik ala ekowisata bisa Anda jalani dengan sukacita. Berikut beberapa hutan lindung yang bisa Anda sambangi.

Hutan Alas Kethu

Hutan ini memiliki luas kurang lebih 40 hektar. Keberadaannya sangat vital bagi kehidupan kota Wonogiri, Jawa Tengah. Dihuni mayoritas pepohonan jenis jati, mahoni, kayu putih, dan akasia. Oleh pemerintah setempat, fungsi yang ditonjolkan ialah sebagai daerah resapan air. Jika Anda ingin menikmatinya, dari terminal kota dapat langsung menuju ke arah timur.

Hutan Lindung Kemampo

Hutan lindung Kemampo sebenarnya merupakan pusat pembibitan unggul tempat penelitian bagi mahasiswa dan pelajar. Terdapat 50 jenis tanaman endemik dan langka. Misalnya saja talok, pelawan, tembesu, lamtoro, seru, meranti, bambang lanang, jeluntung. Semua itu tumbuh di atas lahan seluas 250 hektar. Kini, hutan yang terletak di kabupaten Banyuasin ini, dikelola dengan konsep wisata edukasi agar pengunjung semakin  ramai.

Hutan Taman Raya Bung Hatta

Luasnya sekitar 700 ribu hektar yang menyelimuti lereng pegunungan dan perbukitan. Bercurah hujan tinggi dan menyimpan 352 varietas flora serta 170 jenis fauna. Di hutan ini pula Anda akan menemukan bunga raksasa Raflesia Arnoldi yang langka di dunia. Bila ingin melihatnya, datang saja ke Sumatera Barat, masih masuk kawasan kota Padang.

Hutan Lindung Kota Langsa

Kawasan seluas 10 hektar yang dibelah sungai namun terhubung jembatan gantung ini amat menarik. Lengkap dengan kebun binatang mini yang telah ditata apik atau kurang lebih 200 jenis hewan di sudut hutan. Tanamannya sendiri ada 300 jenis. Pengunjung juga bisa berfoto ria di Rumoh Aceh dan menikmati wahana sungai dengan perahu berbentuk bebek atau lainnya.

Hutan Lindung Wehea

Hutan lindung seluas 38 ribu hektar ini dimiliki oleh kabupaten Kutai. Menyokong tiga aliran sungai sekaligus, yakni Seleq, Melinyiu, dan Sekung. Hutan ini juga masih menjadi andalan suku Dayak guna bertahan hidup. Tak lain karena kekayaan hayati yang sangat besar dan beraneka ragam. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments