05

Efek Samping Mendongeng

Meski terkesan klasik, mendongeng tetap membawa efek menarik bagi putra putri Anda. Dialog antara orang tua dan anak yang menghasilkan sejuta manfaat. Rasakan saja setelah Anda rutin melakukannya.

Gunakan metode yang menarik. Misalnya mendongeng sebagai pengantar tidur dan memilih bahan cerita dari buku bergambar. Orang tua juga tak mesti harus mengikuti kata-kata yang telah ditulis. Bahasakan dengan kalimat yang mudah dimengerti, sembari menyertakan mimik muka dan intonasi suara yang menyenangkan. Saat anak belum pandai membaca, kegiatan mendongeng bisa menjadi jembatan untuk memahami narasi cerita.

Dari mendongeng, orang tua juga bisa menjauhkan efek negatif ponsel pintar yang semakin merajalela. Perhatian anak-anak teralihkan pada buku dan ketagihan mengonsumsi kisah-kisah dari orang tuanya. Menarik kan? Selain di rumah, ajak juga si kecil ke kelas mendongeng atau kegiatan serupa.

Perkembangan kognitif yang lebih baik

Bentuk benda dan fungsinya, beragam tokoh dan wataknya, aneka warna, serta berbagai pengetahuan dapat dirasakan langsung oleh anak. Melihat, menyerap, serta menganalisa dari apa yang dia saksikan. Tidak mengherankan, saat orang tua sedang bercerita ada interupsi dari anak. Berupa pertanyaan karena keheranan atau kritis sebagai buah perkembangan kognitifnya yang terus meningkat.

Cerdas emosional dan empati

Anak juga menyerap pesan moral cerita yang berpengaruh penting pada perkembangan kecerdasan emosional dan empatinya. Sebagaimana sering terselip dalam alur cerita. Atau orang tua dapat membantu menyimpulkan maknanya di akhir kisah. Menitipkan pesan kebaikan, dengan harapan semakin dini anak mengenalnya semakin matang pula tahapan emosionalnya.

Kaya kosa kata

Dialog yang meluncur dari buku dan orang tua dapat memperkaya kosa katanya. Menambah tabungan kata-kata guna mengekspresikan perasaan, keinginan, atau menyebut benda-benda dengan tepat. Karena itu, upayakan untuk mengucapkan kata sesuai artikulasinya. Bukan dibuat-buat atau selalu mengesankan kekanak-kanakan. Tiada lain, demi sempurnanya penyerapan perbendaharaan kata bagi anak sendiri.

Stimulan daya imajinasi

Mendongeng menjadi gudang imajinasi. Gudang yang menstimulasi imajinasi terbuka lebar dan berkembang pesat. Membayangkan bayangan-bayangan yang belum terjamah, menghubungkan satu cerita ke cerita lainnya, serta mereka-reka seperti apa rasanya. Mendongeng juga merangsang daya cipta, mengantarkan anak berkreasi di masa tumbuh kembangnya. Tidak mengandalkan pada apa yang sudah tersedia, namun mampu menciptakan sesuatu yang baru, unik, dan berbeda.

Mengikat interaksi yang hangat

Oleh sebab ada kedekatan antara anak dan orang tua, interaksi yang ada pun terasa hangat. Ada komunikasi, saling bertanya jawab, saling memenuhi kebutuhan bersosial, dan saling berafeksi. Di mana akan berkembang menjadi hubungan sehat untuk saling mempercayai, memberi solusi, atau menyelesaikan masalah bersama-sama.

Memupuk minat baca

Sudah pasti anak berkenalan erat dengan buku. Kala satu buku tuntas dilahapnya, dia akan segera lapar dengan cerita-cerita yang baru. Efektif mengerek minat baca dan menambah wawasannya. Jika satu buku tidak memuaskan rasa ingin tahunya, anak segera lari pada buku lainnya. Dunia literasi yang membuatnya betah berlama-lama di perpustakaan, toko buku, atau taman baca. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments