15

Buah Khas Berbagai Daerah

Beberapa daerah di Indonesia mempunyai buah istimewa. Menjadi ikon dan kadang sulit menemukannya di daerah lain. Yuk, kenali buah asli yang jarang kita temui. Siapa tahu Anda sedang berada di tempat asalnya dan tertarik mencicipinya.

Karena buah pula, beberapa nama kota terkenal karenanya. Sebut saja Batu kota apel, Depok kota belimbing, Indramayu kota mangga, Demak kota jambu, dan masih banyak lagi. Menjadi pendamping gelar nama dan laris diburu sebagai oleh-oleh saat berwisata. Tidak lain karena rasanya yang digemari, kualitasnya lebih unggul, atau harganya yang terjangkau.

Namun alasan khasiatnya juga tak bisa dikesampingkan. Beberapa buah lokal atau eksotis memang menawarkan manfaat yang sungguh tak ternilai bagi kesehatan. Menjaga vitalitas dan ampuh mengobati penyakit.

Sayangnya, sebagian buah yang khas susah dibudidayakan di tempat lain. Sebagai imbas iklim atau kontur tanah yang berbeda. Mau tak mau, untuk menikmatinya kita harus mendapat dari daerah asli. Dikonsumsi langsung atau menyantapnya dalam bentuk olahan.

Siwalan

Siwalan atau buah tal akan mudah Anda jumpai di sepanjang pantura area Jawa Timur. Tepatnya di kabupaten Tuban dan Lamongan. Terlebih di hampir semua lokasi wisata dan alun-alun kotanya. Bentuknya bulat kecil mirip kelapa dengan rasa yang kenyal seperti kolang kaling. Umumnya dijual mentah atau dicampur dalam minuman es dawet.

Carica

Carica adalah pepaya gunung khas Wonosobo. Bentuknya lebih kecil dengan rasa yang lebih asam. Namun baunya harum dan warnanya kekuningan. Untuk meningkatkan nilai jualnya, kini carica banyak disajikan dalam bentuk sirup, buah kaleng, dan minuman instan.

Pisang Goroho

Nampaknya pisang goroho hanya bisa ditemui di provinsi Sulawesi Utara. Tampil unik, karena umumnya disantap bersamaan dengan sambal. Yakni sambal roa, yang juga merupakan kuliner khas di sana. Pisang goroho lebih disukai saat masih muda dan warna kulitnya hijau tua. Dengan digoreng atau dikukus sudah menjadi sajian nikmat tiada tara.

Matoa

Matoa merupakan buah asli dari Papua. Kota Jayapura dikenal sebagai penghasil terbanyak dibanding lainnya. Memiliki rasa yang mirip rambutan, tetapi dengan manis yang berbeda. Sekilas ukurannya tak berbeda dari kelengkeng. Jenisnya ada dua. Untuk matoa kelapa yang berciri kuning tua, sedang matoa papeda dengan warna ungu tua. Belum banyak dikreasi, sehingga cara menyantapnya langsung dalam bentuk asli.

Cempedak

Bila tak teliti, orang akan menilainya sebagai nangka biasa. Karena rasa dan bentuk yang hampir sama. Namun tekstur daging dan bau aromanya lebih menyerupai durian. Jamak terdapat di kabupaten Serdang Bedagai. Saat masih muda dapat digunakan sebagai bahan baku sayur. Tetapi tak jarang masyarakat mengolahnya sebagai gorengan, teman camilan menikmati minuman.

Papakin

Buah musiman dari daerah Kalimantan ini mirip sekali dengan durian. Bentuknya sama bulat berduri, tetapi aromanya berbeda. Selain itu rasanya lebih manis, cenderung berwarna jingga terang, daging buah yang lebih keras, dan tidak menimbulkan gas sama sekali di perut. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments