13-2

Rahasia Membuat Ruang Terbuka Di Kompleks Jadi Optimal

Biasanya dalam suatu kompleks setidaknya tersedia satu ruang terbuka. Bisa berupa taman hijau atau lainnya. Agar tidak sia-sia, tentu diharapkan keberadaannya bisa optimal.

Namun untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan aksi nyata dari penghuni kompleks itu sendiri. Minimal pengelola atau developer yang sejak awal sudah by designed menyediakan ruang terbuka dengan maksimal. Yang mana biasanya ditujukan pula sebagai iming-iming syarat suatu tempat tinggal yang sehat. Ada ruang yang dapat diakses secara terbuka oleh para penghuni.

Baca juga: Ciri-Ciri Rumah Ramah Anak

Lebih dari itu, optimalnya suatu ruang terbuka di kompleks dapat menjadi tolak ukur harmoni kekeluargaan warganya. Terutama perwujudan berkumpul dan beragenda bersama sebagai makhluk sosial terwadahi dalam satu ruang terbuka. Sebaliknya, bila ruang terbuka sunyi sepi, mungkin memang kondisi ruang terbuka tidak mendukung. Atau terdorong oleh upaya penghuni kompleks yang kurang maksimal dalam memanfaatkannya.

Membuatnya menarik

Rahasianya dapat dimulai dengan membuat ruang terbuka jadi lebih menarik. Sedikit sentuhan yang mampu membuat banyak warga datang dan menghabiskan waktu di sana. Misalnya dengan menanam banyak pohon teduh dan tatanan bunga cantik. Dilengkapi dengan beberapa tempat duduk yang nyaman, fasilitas bermain anak, jogging track, serta panggung mini.

Pagi atau sore pasti akan menjamin banyak warga datang. Duduk-duduk santai sambil mengawasi anak bermain, bersosialisasi, hingga diperuntukkan untuk acara-acara yang lebih resmi.

Terbuka untuk berbagai usia dan kalangan

Selain itu, menegaskan bahwa keberadaan ruang terbuka ada untuk siapa saja. Dari muda hingga tua. Dari yang masih bersekolah hingga yang sudah selesai. Dari yang hanya ingin bersantai, berolahraga, maupun sambil menyelesaikan deadline pekerjaan tanpa mengganggu yang lain.

Tetapi untuk kebaikan kompleks itu sendiri, tetap membatasi orang-orang asing yang tidak dikenal. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena harus diakui, ancaman keamanan seringkali datang dari pihak eksternal.

Baca juga: Piknik Sederhana Untuk Mengisi Liburan

Menjadi ruang berkumpul

Pastinya sangat penting menjadikan ruang terbuka menjadi ruang berkumpul bersama. Contoh umumnya menggunakan ruang terbuka untuk musyawarah, merayakan hari-hari besar, sebagai lokasi hajatan, dan lain sebagainya. Di Minggu pagi, ruang terbuka juga dapat dipakai untuk area senam sehat bagi siapapun yang mau bergabung. Otomatis, deretan acara-acara yang sering digelar di sana akan membuat para penghuni kompleks punya ikatan dan rasa kepemilikan. Membuat kangen dan ingin jadi ingin sering mengunjungi.

Punya fungsi tambahan

Agar makin optimal, tidak ada salahnya menghadirkan fungsi tambahan. Menyangkut hobi, kebersamaan, hingga dapat mendatangkan pemasukan. Seperti menyediakan sebagian tanah di ruang terbuka untuk tanaman obat. Dirawat bersama-sama dengan sistem piket. Saat sudah dapat dipanen, warga bebas untuk mengambil dengan bijak. Atau dijual lantas hasilnya masuk ke kas kompleks.

Baca juga: Tetap Adem Dengan Taman Vertikal

Aman dan nyaman

Terakhir, ruang terbuka mesti aman dan nyaman. Unsur yang sangat dibutuhkan oleh siapa saja yang datang ke sana. Ada pengelola yang dapat mempertanggungjawabkan faktor keamanan, minim ancaman dari binatang liar yang berbahaya, gangguan oknum-oknum yang tidak diinginkan, termasuk adanya aturan tegas supaya satu sama lain dapat saling menghargai dan merawat kelestarian ruang terbuka. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments