10-2

Kredit Mobil Tapi Gagal Bayar, Harus Bagaimana?

Akhir-akhir ini kabarnya banyak sekali pemberitaan tentang gagal bayar kredit mobil. Tidak menutup suatu saat, diri sendiri atau orang terdekat bisa mengalami. Bagaimana jalan keluarnya?

Sebab risikonya dapat lebih besar dari tidak membayar tunggakan. Seperti kendaraan ditarik oleh pihak leasing. Namun sebelumnya diwarnai drama berupa teror dan tekanan juru penagih yang terkenal garang. Sudah terbebani uang tunggakan sekian periode berikut dendanya, mesti ditambah berbagai emosi yang mengaduk-aduk. Belum lagi pandangan-pandangan negatif dari orang lain. Atau masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia mengingat adanya ketidakmampuan bayar.

Baca juga: Usaha Lepas Dari Utang Kartu Kredit

Karenanya ketimbang harus mengalami ironi yang nantinya membuat trauma, antisipasi dengan beberapa langkah. Bukan lari tapi menghadapi. Ada beberapa opsi yang paling mungkin untuk dilakukan. Di mana masing-masing punya plus minusnya sendiri-sendiri. Tinggal pertimbangkan untuk menyehatkan lagi sistem kredit mobil yang sudah kadung terikat janji.

Refinancing kredit

Kasarannya, refinancing kredit dapat diartikan sebagai mengajukan kredit yang baru dengan perhitungan yang baru pula guna melunasi kredit yang lama. Umumnya dengan suku bunga yang lebih rendah, sehingga cicilan yang baru nilainya juga lebih ringan dibanding sebelumnya.

Sekilas ini seperti tampak gali lubang tutup lubang saja. Yang mana melunasi utang dilakukan dengan cara utang. Tapi langkah ini lebih baik sebab dapat menurunkan nominal cicilan per bulan.

Sehingga kemudian Anda dapat melanjutkan kembali pembayaran cicilan mobil. Tidak jadi tercatat sebagai nasabah nakal, juga mobil tetap berada di tangan.

Restrukturisasi kredit

Langkah lainnya adalah mengajukan restrukturisasi kredit. Namun pastinya, langkah ini harus dimulai dengan berterus terang pada pihak leasing atau bank tentang kesulitan diri untuk membayar tagihan per bulan.

Baca juga: Trik Menjual Mobil Second Di Tengah Pandemi Agar Cepat Laku

Dalam restrukturisasi kredit ada beberapa kemungkinan yang nantinya bisa diubah. Yakni besaran suku bunga, jangka waktu kredit, dan fasilitas kredit. Bila disetujui, pengaju restrukturisasi dapat memperoleh kemudahan tidak membayar tunggakan sekian bulan, semester, bahkan satu tahun. Namun dengan konsekuensi, penundaan pembayaran diiringi imbas seperti kenaikan jumlah cicilan begitu batas waktu restrukturisasi berakhir dan kembali ke sistem kredit awal.

Oper kredit

Masih ada cara lain. Yaitu oper kredit. Tidak lain ialah menjual kendaraan pada orang lain dan meminta mereka untuk melunasi tunggakan yang belum usai. Pastinya kendaraan tidak bisa dihargai tinggi. Bahkan cenderung lebih rendah dari harga pasaran. Namun seringnya cara ini dinilai ilegal oleh pihak leasing. Apalagi tidak dibarengi dengan pemberitahuan resmi. Penunggak kredit yang justru melimpahkan kewajibannya pada pihak lain juga rentan dipidanakan.

Maka sebagai langkah kompromi, beritahukan sebelum benar-benar mengoper. Karena dari leasing pun biasanya akan membantu dan mencarikan penadah yang lebih tepat.

Baca juga: Cek Ulang Sebelum Beli Mobil Hasil Lelang

Lelang dan ambil untungnya

Atau tempuh cara yang terbilang cukup ekstrem. Terutama saat Anda sudah merasa menyerah dengan kondisi keuangan. Tak lain dengan menyerahkan kendaraan untuk nantinya dilelang bank. Di sisi lain ada kehilangan yang harus direlakan. Tapi bila dari hasil lelang ada kelebihan, pihak bank akan memberikannya pada Anda. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments