02-2

Lebaran Tidak Mudik Tapi Tetap Boros? Ini Sumbernya

Lebaran sudah lewat. Tahu-tahu THR habis tidak bersisa. Padahal tidak mudik seperti tahun sebelumnya. Pasti ada penyebab mengapa uang bisa cepat habis atau pemicu yang membuat kita boros.

Ya, kejadian ini seringkali dialami oleh siapa saja. Terutama yang tidak rajin atau patuh pada anggaran keuangan. Tanpa disadari THR, tabungan, jatah Lebaran, atau uang gajian sudah habis sebelum waktunya. Mungkin yang dulunya rencana untuk apa, kini tinggal angan saja. Uang sudah pergi entah ke mana.

Baca juga: Agar THR Tak Sekadar Numpang Lewat

Bila sudah begini tentu tinggal sesal. Merutuki mengapa selama ini tidak membuat catatan pemasukan dan pengeluaran yang rapi. Serta lebih penting lagi, menerapkan aturan yang ketat pada diri sendiri dalam hal beli membeli. Sebab sedikit banyak, keluarnya uang dari saku atau akun pasti berkorelasi untuk mendapat sesuatu.

Sering jajan

Misalnya karena keseringan jajan. Apalagi tergiur oleh harganya yang murah. Sehingga mentoleransi diri tak mengapa jajan berkali-kali. Padahal bila diakumulasi sama saja dengan mengeluarkan uang banyak. Bahkan berlebihan. Akhirnya tabungan dan anggaran uang bulanan ikut terkuras.

Kue-kue Lebaran

Pasti banyak yang tergoda membeli kue-kue Lebaran walau sebenarnya tidak menerima tamu. Atau sudah tahu sedikit sekali sanak keluarga yang bakal datang. Membeli kue lebaran hanya sebagai pemanis hari raya. Sebenarnya tidak salah.

Tapi menjadi keliru ketika sudah berpengaruh ke urusan finansial. Terlebih harganya tidak bisa dibilang murah. Juga membeli kadang membelinya tidak hanya satu jenis. Beraneka hingga membuat pengeluaran membengkak.

Baca juga: Memetik Untung Dengan Tidak Mudik

Berburu diskon

Dari dulu waktu Lebaran sering dibarengi dengan musim diskon. Untuk barang apa saja, khususnya terkait fashion. Nah, coba cermati lagi di titik mana saja sumber penyebab uang Anda menjadi cepat habis. Sangat mungkin gara-gara untuk membeli barang-barang karena dibanderol harga murah.

Diskon sekilas dan seolah-olah membuat Anda berhemat. Tapi lagi-lagi, jika tidak bisa mengendalikan diri dan tanpa ada perhitungan yang matang, sering membuat keuangan jebol.

Perabot baru

Atau boros disebabkan membeli perabot baru. Kebiasaan yang banyak dilakukan menjelang hari raya datang. Barang-barang baru untuk mengisi ruang tamu, meja makan, dapur, kamar mandi, sampai kamar istirahat. Walau kadang tidak terlalu butuh, tapi terdorong oleh rasa ingin membeli. Dengan tujuan dalam rangka merayakan hari raya yang berbeda di rumah. Namun pada akhirnya tak berbeda dengan perilaku pemborosan.

Memenuhi hobi mahal

Memenuhi hobi boleh-boleh. Meski mahal tak apalah sekali-kali. Toh uang THR masih ada dan tabungan juga aman-aman saja. Tapi kemudian jadi boros karena ternyata yang tadi tak apa-tak apa tadi tidak dibarengi dengan disiplin diri dalam mengeluarkan uang.

Baca juga: Bujet Angpao Lebaran Yang Sehat

Bagi-bagi angpao

Tidak Lebaran dan tidak bertemu keluarga, saatnya diobati dengan bagi-bagi angpao. Khususnya pada yang masih kecil dan belum bekerja. Sah-sah saja, malah bagus dari sudut pandang berbagi. Akan tetapi ketika sudah menjadi sumber pemborosan, tandanya perlu evaluasi kembali. Agar di tahun mendatang tidak terulang. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments