31

Orang-Orang Ngetop Yang Rontok Karena Rokok

Hari Anti Tembakau, 31 Mei, kembali datang. Terus mengingatkan akan bahayanya rokok pada kesehatan. Tak hanya menimpa pada orang-orang biasa. Sudah terbukti banyak orang ngetop yang rontok karena gemar merokok.

Mereka sudah lama menjadikan rokok sebagai teman dalam keseharian. Menghirup langsung segala bahan yang terkandung berikut asapnya. Bahayanya memang tidak terasa dalam satu dua hari kemudian. Tapi langsung parah sesudah beberapa tahun. Kondisi yang tidak mudah dipulihkan, juga sulit menghilangkan kebiasaan merokok. Mengingat sudah menjadi adiksi.

Baca juga: Tak Usah Diisap, Gunakan Tembakau Untuk Ini Saja

Bau di hidung dan mulut pun tak terhindarkan. Rata-rata terjangkit penyakit pada gangguan pernapasan, serangan jantung, tumor, dan kanker. Banyak pula yang mengalami komplikasi, sehingga penyembuhan dari efek rokok kian pelik. Karena itu, rokok pada akhirnya juga berpengaruh signifikan pada karier, relasi dengan sesama, masa depan, dan sebagainya.

Sebagai informasi tambahan, berdasar laporan Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) pada 2019 lalu, Indonesia menjadi negara dengan jumlah perokok paling banyak di Asean. Jumlahnya kurang lebih 65,19 juta jiwa, atau setara dengan 34% dari total penduduk Indonesia tahun 2016. Dan menurut Yayasan Konsumen Lembaga Indonesia (YLKI), sebanyak 12,4% pendapatan masyarakat menengah ke bawah digunakan untuk membeli rokok. Jumlah uang untuk rokok tujuh kali lebih banyak dibanding untuk membeli lauk pauk. Ironisnya ini terjadi ditengah ancaman krisis dan pandemi yang masih berlangsung.

Baca juga: Cara Efektif Menjauhkan Remaja Dari Rokok Tanpa Konflik

David Mc Lean

Foto: themoviedb.org

 

Orang ngetop tingkat dunia yang mesti rontok karena rokok salah satunya adalah David Mc Lean. Bintang kenamaan Hollywood 1960-an. Namanya makin moncer saat menjadi model iklan cetak rokok Marlboro.

Terkenal sebagai perokok seumur hidup sebab dalam sehari dapat menghabiskan beberapa bungkus sekaligus. Terpaksa berhenti lantaran kena kanker paru-paru. Kariernya dan usianya pun mesti berhenti.

Steve Jobs

Foto: Liputan6.com

Steve Jobs, pendiri Apple, juga menjadi korban rokok. Ia sudah mulai menyesap putung rokok sejak masih remaja. Imbasnya terasa beberapa tahun kemudian. Kanker pankreas menggerogoti, yang membuat akhir hidupnya cukup dramatis.

Lindsay Lohan

Foto: lindsaylohanofficial.com

Terbiasa sejak cilik bergelut langsung dengan dunia para pesohor, membuat Lindsay Lohan tak asing dengan yang namanya rokok, minuman keras, dan narkotika. Tak hanya menjajal, ia juga sudah ketagihan. Walau memang tak sampai terjangkit penyakit parah, beberapa kali Lohan dilarikan ke rumah sakit karena serangan asma dan gagal pernapasan. Kini ia masih berusaha untuk terus lepas dari jeratan rokok dan narkotika.

Baca juga: Etika Merokok Yang Perlu Diketahui

Indro ‘Warkop’

Foto: cnnindonesia.com

Di dalam negeri ada Indro ‘Warkop’. Sebanyak lima bungkus rokok sanggup ia habiskan dalam sehari. Alhasil, Indro pernah menjalani operasi bypass jantung. Istrinya juga meninggal akibat kanker paru-paru. Diduga karena menjadi perokok pasif. Kabarnya, Indro sangat menyesali kebiasaan merokoknya karena telah berdampak buruk bagi kesehatan istrinya.

Boedi Sampoerna

Foto: meninggaldunia.blogspot.com

Satu lagi contoh orang ngetop yang jadi korban rokok. Ialah salah satu pendiri pabrik rokok HM Sampoerna, Boedi Sampoerna. Terkenal sebagai perokok berat. Pernah berseloroh merokok itu tak masalah sebab ia sendiri tidak merasakan apa-apa. Namun tak lama kemudian Boedi menderita kanker lidah yang sudah menjalar ke tenggorokan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

Comments

comments