29-2

Aturan Mengajak Anak Ke Tempat Wisata

Mengajak anak ke tempat wisata sekarang tidak cukup hanya dengan memakaikan masker dan jaga jarak. Ada banyak pertimbangan dan aturan yang perlu dilaksanakan. Demi kesehatan anak juga seluruh anggota keluarga.

Semuanya tidak terlepas dari pandemi yang masih berlangsung. Sementara kebutuhan akan hiburan dan pergi ke tempat-tempat wisata juga tak bisa diabaikan. Ingin pergi sejenak melepas kepenatan selalu dibayang-bayangi tertular virus mematikan. Di samping anak rentan terkena lantaran anak belum mengerti betul tentang protokol kesehatan.

Baca juga: Dicari, Tempat Wisata Ramah Anak

Karenanya, menerapkan aturan bagi anak menjadi jalan keluar yang pas. Kesempatan anak dan keluarga refreshing bersama tercipta, kekhawatiran akan dampak pergi keluar rumah dapat diminimalisir.

Sesuai usia anak

Ketika mengajak anak untuk berwisata, maka seyogyanya kebutuhan anak menjadi prioritas. Terutama menyesuaikan tema wisata yang sesuai dengan umur dan kondisi anak, bila anak membutuhkan perlakuan khusus. Misalnya bertema alam agar anak dapat bermain dengan leluasa. Seperti pantai dan daerah pegunungan. Ruangannya terbuka dan memungkinkan jarak yang aman dengan orang lain.

Tujuannya tak hanya untuk membuat wisata yang sekadar keluar rumah. Tapi memang memanfaatkan momen liburan dengan optimal. Terutama untuk kesehatan mental dan sosialisasi anak.

Sedang bila yang terjadi sebaliknya. Asal keluar rumah, memilih tempat wisata yang sebenarnya lebih cocok untuk orang dewasa, hasilnya akan kurang berarti untuk si anak. Tak menikmati, tapi malah rentan ingin segera kembali ke rumah.

Baca juga: Ketika Anak Iri Melihat Teman-Temannya Sudah Jalan-Jalan Di Era Pandemi

Jarak tempuh dan moda transportasi

Perhatikan jarak tempuh dan moda transportasi yang akan digunakan. Lagi-lagi pandemi memang menciptakan kerepotan saat harus bepergian. Ketika ingin pergi dalam jarak cukup jauh, pasti dibutuhkan waktu istirahat, mampir sejenak ke rest area untuk ke toilet mungkin. Sayangnya jadi mengkhawatirkan sebab ada potensi penularan di sana.

Begitu pula dengan kondisi yang mengharuskan memakai transportasi umum. Walau dapat menunjukkan hasil tes negatif dari Covid-19, setiap saat dapat tertular di kendaraan umum.

Langkah komprominya, pilih jarak yang sekiranya tetap aman untuk dilalui. Juga opsi memilih kendaraan umum yang tidak terlalu melibatkan keberadaan banyak orang. Misalnya taksi.

Kondisi wisata saat ini

Perhitungkan kondisi wisata yang bakal dikunjungi. Tak ada salahnya dengan menghubungi langsung, mengamati kabar dari media sosial, atau bertanya pada teman. Intinya, pastikan tempat tersebut aman dan tidak menularkan virus. Juga pastinya aman saat anak dan keluarga berada di sana.

Namun bila kondisi terjadi tidak sesuai harapan, ada baiknya segera mengalihkan ke tempat lain. Contohnya sesampai di lokasi, ternyata penuh dengan orang. Daripada memaksa masuk lebih baik ganti atau cari waktu yang lebih pas. Beri penjelasan sebaik-baiknya pada anak supaya memahami.

Baca juga: Referensi Wisata Untuk Anak Di Jakarta

Kebutuhan dasarnya

Selain itu, ketika di luar rumah, tetap utamakan kebutuhan dasarnya. Yang mana sebisa mungkin dilakukan dengan nyaman. Kebutuhan akan tidur, ke toilet, makan yang sehat, cuci tangan menggunakan air yang bersih, bermain, dan sebagainya. Dengan demikian, berwisata yang kali ini dilakukan di tengah pandemi, bisa menghibur sekaligus memberi kenangan manis bagi si kecil. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments