24

Beragam Manfaat Terapi Cuci Hidung

Organ hidung sering terlewat untuk dicuci. Apalagi menjalani perawatan khusus, yang biasanya disebut juga dengan terapi cuci hidung. Padahal caranya sangat mudah, dapat dilakukan sendiri di rumah, plus banyak manfaat darinya.

Seperti diketahui, hidung merupakan organ vital. Akses keluar masuk udara ke saluran pernapasan. Didalamnya terdiri dari lapisan lendir dan rambut-rambut halus. Keduanya punya tugas utama untuk menyaring, menghangatkan, dan melembabkan udara sebelum menuju saluran berikutnya. Tak aneh jika di dalam lubang hidung, sering terendap kotoran. Hasil dari proses penyaringan udara.

Baca juga: Waspada Penyakit Yang Sering Menyerang Pasca Banjir

Bila sampai sistem kerjanya terganggu, virus dan bakteri yang terkandung dalam udara ikut masuk ke dalam saluran pernapasan, tubuh akan menunjukkan gejala tertentu. Seperti sering bersin-bersin, pilek, flu, dan hidung tersumbat.

Maka hidung harus dijaga staminanya. Yakni dengan terapi cuci hidung, yang mana oleh para pakar kesehatan dinilai jalan yang aman dan solutif. Metode sederhana tapi membawa dampak besar bagi kondisi kesehatan, khususnya untuk hidung.

Manfaat

Ada beragam manfaat yang bisa dirasakan bila rutin menjalani terapi ini. Terutama hidung bersih dari debu, polusi, partikel berbahaya, dan mengencerkan lendir di hidung. Sehingga mencegah terjadi perkumpulan bakteri dalam hidung. Rongga hidung lebih longgar, segar, gejala alergi terminimalisir, dan menghindari terjadinya radang.

Untuk mendapat semua itu, disarankan terapi cuci hidung rutin dilakukan. Bagi yang belum pernah menjalani, dilakukan setiap hari. Tergantung kebutuhan, saat dirasa hidung lumayan bermasalah, terapi perlu dua kali sehari. Namun bila untuk sekadar mencuci saja, sekali sehari saja sudah cukup.

Lakukan sebelum tidur atau sesudah bangun. Memang diawal-awal terapi akan terasa unik rasanya. Tapi setelah merasakan hasilnya, justru sering menjadi ketagihan. Sebab hidung terasa fresh, terutama saat bangun di pagi hari.

Baca juga: Langkah Sigap Menangani Flu

Tata cara yang benar

Sebelum benar-benar memulai, dan meski banyak petunjuk manual yang beredar, tetap lakukan konsultasi dengan dokter spesialis THT. Serta ingat, jangan gunakan cairan garam biasa, pakai cairan NaCl berikut semua alat lengkapnya yang mudah diperoleh di apotek.

Mulai langkah terapi dengan mengambil cairan lewat spuit (alat suntik) tanpa jarum. Tunduk dan miringkan kepala sedikit, buka mulut, tahan napas, lalu semprotkan cairan ke dalam rongga hidung. Tahan cairan sejenak di dalam, lalu keluarkan. Ulangi kembali langkah awal untuk rongga hidung yang berikutnya.

Pastikan semua alat yang diperlukan, sebelum dan sesudah digunakan berada dalam kondisi bersih. Termasuk cairan terapi yang tidak boleh terkontaminasi bahan lain.

Efek samping

Sejauh ini belum pernah ditemukan efek samping yang amat serius. Umumnya hanya berupa rasa tak nyaman, ada pengumpulan sedikit cairan di dekat sinus, iritasi, atau nyeri sedikit di telinga. Semuanya akan hilang dalam waktu dekat pasca terapi usai dijalani.

Baca juga: Penyebab Panen Jerawat Saat Memakai Masker

Tak usah khawatir pula dengan cairan yang masuk ke saluran pernapasan dan paru-paru. Asal tak berlebihan, cairan tidak akan membawa pengaruh signifikan. Terkecuali ada efek samping yang berat. Seperti demam tinggi, mimisan, dan sakit kepala. Tandanya, Anda harus segera berobat ke dokter. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments