18

Alat Kesehatan yang Wajib Ada di Rumah

Kita sudah lama mengenal kotak P3K. Pertolongan pertama yang perlu ada di rumah. Namun hadirnya Covid-19 yang tak kunjung reda ini, menyadarkan kita pada adanya kebutuhan alat medis lain. Khususnya yang dapat mendeteksi gejala-gejala awal virus berbahaya mulai menyerang tubuh.

Atau difungsikan lain untuk memantau kondisi tubuh itu sendiri. Terutama untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit tertentu dan cukup berbahaya. Mengontrol diri sendiri sebagai ‘obat’ terbaik agar tak sampai jatuh sakit. Terlebih pandemi membuat rumah sakit di ambang kolaps. Tenaga medis sudah tampak sangat kewalahan. Dan belum tentu pergi ke sana langsung mendapat pelayanan yang memadai.

Baca juga: Jika Rumah Sakit Kolaps, Harus Bagaimana?

Karenanya berbekal alat-alat medis sendiri di rumah adalah jalan lain untuk mengupayakan tubuh tetap sehat dan sejahtera. Ingat juga untuk menyimpan stok masker, sarung tangan, hand sanitizer, cairan disinfektan, pembersih udara, obat-obatan umum maupun obat pribadi.

Termometer

Pastikan saat ini di rumah tersedia termometer. Apapun bentuknya, terpenting dapat bekerja dan akurat. Lantaran demam jadi salah satu gejala awal tubuh mulai digerogoti oleh Covid-19 atau penyakit berbahaya lainnya.

Setidaknya begitu menyadari ada kenaikan suhu yang signifikan, langkah antisipasi bisa segera dilakukan. Sementara bila tidak punya di rumah, selain tidak mengetahui angka pasti suhu tubuh, biasanya cenderung menyepelekan. Dikhawatirkan beberapa saat kemudian gejala lainnya segera muncul dan memperburuk keadaan.

Tensimeter

Sediakan pula tensimeter. Alat yang biasanya digunakan oleh para perawat untuk mengukur tekanan darah sebelum bertemu dokter. Tensimeter akan sangat dibutuhkan, terutama bagi Anda yang sering bermasalah dengan tekanan darah, baik hipertensi atau tekanan darah rendah.

Setidaknya tanpa harus ke tempat-tempat pelayanan medis, di rumah Anda bisa memantau tekanan secara mandiri. Juga lebih rutin, dapat dilakukan setiap saat, dan meminimalisir risiko perburukan kondisi.

Baca juga: Mereka Yang Berjasa Mendukung Tugas Nakes

Glukometer

Jika Anda atau anggota keluarga ada yang mengidap diabetes, glukometer wajib ada di rumah. Alat ini terdiri dari mesin kecil tanpa kabel tapi menggunakan sumber baterai, jarum kecil yang steril untuk mengambil sampel darah, dan strip untuk wadah penampung sampel darah yang sudah diambil.

Glukometer akan menunjukkan angka kepastian berapa kadar gula dalam beberapa detik. Mudah untuk dilakukan sendiri. Sehingga menghindari kandungan gula yang tiba-tiba melonjak atau malah turun dengan drastis.

Pulse oximeter

Alat yang satu ini menjadi terkenal sejak ada gejala bernama happy hypoxia pada Covid-19. Tapi sebenarnya pulse oxymeter juga dapat dipakai untuk penderita asma, PPOK, stroke, atau penyakit jantung.

Bila dari hasil sampe darah setelah diukur menggunakan alat ini menunjukkan kadar oksigen antara 90-92% atau lebih, tandanya aman. Namun bila kurang, sebaiknya hati-hati dan segera periksa. Sebab tak lain tubuh sedang kekurangan oksigen.

Baca juga: Supaya Rumah Merdeka Dari Virus Corona

Inhaler dan nebulizer

Sedia pula satu set inhaler dan nebulizer. Yakni alat untuk membantu memperlancar kembali area pernapasan saat mengalami sesak. Dengan cara dihirup lewat hidung. Khususnya untuk yang mengidap asma atau yang sering bermasalah dengan alergi udara kotor. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

Comments

comments