19

Masuk Dalam Tipe Karakter Yang Manakah Anak Anda?

Dulu kala, bapak filsuf dan kedokteran dari Yunani bernama Hippocrates membagi karakter manusia dalam empat golongan. Pembagian yang sampai sekarang masih digunakan untuk berbagai perkembangan ilmu. Termasuk dipakai untuk mengenali karakter anak sejak usia dini.

Masing-masing karakter mempunyai ciri khas. Ada dominasi yang menonjol, terlihat kuat, dan bertahan lama dalam diri seseorang atau anak. Kadangkala dapat pula bercampur dengan jenis karakter yang lain. Sehingga sangat mungkin seseorang memegang dua karakter yang berbeda. Tinggal melihat mana yang dominan, dan bagian mana yang menjadi minoritas atau jarang muncul.

Baca juga: Temukan Gaya Belajar Yang Pas Sesuai Tipe Anak

Karenanya pada diri anak, mengingat ada karakter yang berbeda-beda, perlakuan pada mereka tidak bisa disamaratakan. Juga pada gaya belajar, bersosialisasi, mengembangkan diri, memilih sekolah, cara mengambil keputusan, dan sebagainya. Kenali dan klasifikasikan masuk karakter yang mana anak Anda?

Sanguinis

Anak dengan karakter sanguinis terkenal tidak bisa diam. Secara fisik selalu terlihat aktif, suka berpetualang, dan gemar aktivitas outdoor. Pembawaannya riang, optimis, imajinatif, ringan tangan, tidak takut akan risiko, dan tidak mudah menyerah. Serta gampang bosan dan haus terhadap hal-hal yang baru.

Sementara bagi orang tua, anak sanguinis dikenal sangat usil dan sangat menguji kesabaran. Bahkan kerap dijuluki nakal bagi yang tak memahami karakter mereka. Oleh sebab itu, bantu mereka untuk mengelola emosi dan menemukan wadah eksplorasi yang pas. Kelak anak dengan tipikal sanguinis cocok mendalami marketing, dunia travelling, fashion, entertainment, memasak, olahraga, maupun kuliner.

Baca juga: Yang Tak Perlu Buru-Buru Dalam Hidup Ini

Plegmatis

Umumnya anak plegmatis adalah anak yang sangat tenang, cenderung pemalu, pendiam, sangat berhati-hati, dan tidak bisa diburu-buru. Selain itu, mereka masuk dalam kelompok cinta damai.

Tidak suka mengambil risiko dan konflik, tetapi sebaliknya, lebih gemar menjadi penengah atau mediator.

Di sisi lain, terkenal sebagai sosok yang rajin menjaga hubungan pertemanan, silaturahmi, dan relasi. Plus suka sekali beramal dan menolong orang lain. Perhatiannya pada sesama ini sangat pas mengantarkan mereka pada posisi perawat, guru, psikolog, konseling, sukarelawan, dan layanan sosial.

Koleris

Karakter hampir mirip dengan sanguinis. Bedanya terletak pada emosi kuat yang kerap meledak-ledak. Ketika tahu apa yang dia mau, dia akan terus mempertahankan sampai terpenuhi. Di samping itu terpandang sebagai pribadi yang fokus pada tujuan, cerdas, analitis, praktis, dan langsung pada inti permasalahan. Mereka sangat menikmati diskusi panjang lebar dan mendalam.

Sayangnya bagi kebanyakan orang sering dipandang sebagai pribadi yang egois, tidak ramah, dan suka memilih-milih teman. Ini karena berhubungan dengan sifatnya yang cenderung menikmati interaksi dengan karakter yang sejenis. Jadi arahkan saja mereka di bidang pengelolaan teknologi, statistik, teknik, dan pemrograman.

Baca juga: Tak Terkontrol, Tapi Berpengaruh Pada Pengasuhan

Melankolis

Karakter melankolis membuat seorang anak terlihat dengan pembawaan yang tidak suka keluar rumah dan banyak kegiatan. Lebih senang dengan kondisi yang sudah ada dan justru tidak senang dengan perubahan. Bila diamati terus, mereka juga akan berupaya selalu melibatkan diri dalam komunitas, sangat teliti, dan akurat dalam berbagai hal. Coba manfaatkan pembawaan karakter ini ke posisi manajemen, akuntansi, profesi sosial, maupun administrasi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments