12

Mengenal Crohn Disease, Penyakit Saluran Cerna

Desember diperingati sebagai Crohn’s and Colitis Awareness Month. Memang tak banyak yang tahu mengenai penyakit ini. “Crohn disease itu penyakit inflamasi kronis pada saluran cerna. Masuk ke dalam golongan irritable bowel disease (IBD),” terang Dr. Bonauli Simanjuntak, Sp.B(K)BD, spesialis bedah saluran cerna RS Premier Bintaro. Penyakit ini bisa mengenai hampir semua bagian usus.

Penyebabnya

Bagi penderita, Crohn disease bisa sangat mengganggu. Karena datang tiba-tiba, reda, kemudian muncul kembali. “Penyebabnya dan faktor pemicunya belum diketahui secara pasti, tapi diduga ada hubungannya dengan faktor genetik,” ujar Dr. Bonauli.

Memang penyakit ini lebih banyak diderita oleh ras Kaukasia. Dan jarang ditemui pada ras Asia, Afrika, atau Hispanik. “Angka penderita di Indonesia belum diketahui, tetapi pasti ada,” ujar Dr. Bonauli. Karena itu, Anda tetap waspada. Terutama bila orang tua atau saudara ada yang menderita penyakit tersebut.

Dr. Bonauli Simanjuntak, Sp.B(K)BD

Gejala

Memang gejala penyakit ini mirip dengan penyakit cerna lain. Beberapa di antaranya adalah nyeri perut dan diare. Akibat diare, berat badan pun turun. Gejala-gejala ini mirip dengan kanker kolorektal. Namun karena Crohn disease merupakan penyakit kronis, ia akan mereda. Namun suatu saat bisa timbul kembali.

“Penyakit ini tidak bisa sembuh sempurna. Dan faktor pencetusnya juga belum diketahui. Jadi belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini. Hanya ketika timbul diberi obat anti-radang atau anti-biotik,” jelas Dr. Bonauli.

Untuk mendiagnosa apakah Anda mengidap penyakit ini, bisa dengan kolonoskopi, difoto untuk melihat gangguan usus. Dan bila sampai terjadi penyumbatan usus, baru dilakukan prosedur pembedahan. (ADV)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments