22

Di balik Sejuknya AC Yang Mengancam Kesehatan

Walau menyejukkan, hati-hati dengan AC. Khususnya Anda yang terlalu sering dan lama berada dalam ruang ber-AC. Sebab ada beberapa bahaya yang mengintai kesehatan.

Apalagi sekarang terus menerus di rumah saja kian intensif meningkatkan penggunaan AC. Hampir sepanjang hari dan tiada henti menghirup udara yang dialirkan oleh mesin pendingin ini. Belum lagi pemakaian di mobil, transportasi umum, mal, dan juga kantor.

Baca juga: Trik Menghindari Panas Di Rumah Tanpa AC

Bahaya yang ditimbulkan tidak terlepas dari mekanisme kerja AC itu sendiri. AC mengolah udara di dalam ruangan menjadi dingin. Sayangnya, kelembapan udara menjadi hilang, membuat udara dalam ruangan menjadi kering. Pengguna AC mungkin nyaman-nyaman saja. Sebab bahaya yang ditimbulkan tidak langsung terasa. Tapi dampaknya tertimbun pelan-pelan, hingga kemudian tersadar ada yang mengganjal.

Para pakar kesehatan menyarankan untuk mulai mengurangi penggunaan AC. Dari mematikan dan membuka jendela agar sirkulasi udara lebih lancar. Juga menyarankan penggemar AC untuk lebih sering keluar ruangan dan menghirup udara segar.

Kulit kering

Udara yang dialirkan AC memang terasa adem begitu terkena kulit. Tapi juga efektif mengikis lapisan epidermis paling luar. Hingga membuat kulit jadi kering, mengelupas, dan pecah-pecah. Lantaran udara kering yang ditimbulkan tak bersahabat bagi permukaan kulit.

Kelelahan jangka panjang

Terlalu lama dan sering beraktivitas di ruang AC juga memunculkan fenomena kelelahan konstan. Atau kelelahan yang terjadi dalam jangka panjang. Kerap tidak disadari mengingat gejala-gejala yang muncul juga tidak tiba-tiba. Biasanya dimulai dari tubuh yang kerap menggigil, malas mengerjakan rutinitas, kepala pusing, kurang konsentrasi, lalu berlanjut ke gerak tubuh yang itu-itu saja. Sampai akhirnya tubuh merasa lelah dan lemas.

Baca juga: Tetap Prima Berada Lama Di Ruangan Ber-AC

Penurunan sistem imun

Tak hanya itu, sistem imun ikut terpengaruh. Menurunnya daya stamina yang di satu sisi, sementara di sisi lain menguatnya berbagai penyakit. Contoh yang paling banyak adalah meningkatnya kasus sinusitis, naiknya tingkat alergi, flu dan pilek yang tambah jamak, demam berkepanjangan, dan sebagainya.

Infeksi virus

Terus berputarnya AC tanpa dibarengi sirkulasi udara yang baik dalam ruangan merupakan rumah yang nyaman bagi virus-virus. Serta memperbesar jalur penularan antar penyakit. Apalagi bila seseorang di dalamnya sudah menjadi carrier. Alhasil mereka yang akrab dengan AC jadi mudah terjangkiti.

Dehidrasi

Berada dalam kondisi dingin kerap membuat orang lupa akan kebutuhan cairannya. Tidak mengherankan jika orang yang sering berada di ruang AC rentan mengalami dehidrasi. Padahal dari dehidrasi, masih ada dampak-dampak lain yang mengikuti dan tak kalah berbahayanya.

Karenanya, coba untuk selalu ingat kapan terakhir minum. Sediakan air putih yang mudah dijangkau dan sering-sering diminum. Ketimbang tubuh kekeringan dan butuh waktu panjang guna menyembuhkan.

Baca juga: Mari Belajar Membersihkan AC Sendiri

Tak tahan berada di luar

Orang yang sering berada di ruang AC ternyata tak bisa berlama-lama berada di area panas. Sebab sudah terbiasa dengan suhu dingin. Sedangkan suhu panas atau suhu alami dari lingkungan jadi tidak mudah diterima. Tubuh cepat merasa gerah, berkeringat, lalu mengarah pula ke perubahan emosi yang naik turun. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments