21

Aman Membawa Anak Olahraga Di Jalan Raya

Saat ini kerap terlihat orang tua yang membawa anak-anak untuk berolahraga, baik itu berjalan kaki atau bersepeda di sekitar Jalan Boulevard Bintaro. Tentu berolahraga bersama adalah hal yang baik, namun membawa mereka keluar, terutama ke jalan raya, membutuhkan persiapan khusus. Guna melindungi dan menjamin keamanan bagi semua.

Selain tentu tetap mendapat manfaat dari olahraga. Fisik bugar dan segar. Bukan menjadi sakit, kelelahan, atau efek negatif lainnya. Hal yang biasanya terjadi lantaran tidak dibarengi dengan bekal yang cukup.

Baca juga: Perlu Diperhatikan Ketika Pergi Dengan Anak Umur Dua Tahun Ke Bawah

Terlebih sekarang pandemi masih berlaku dan virus berbahaya masih mengancam di mana saja. Baik orang dewasa maupun anak-anak merupakan kelompok yang rentan tertular. Jalan raya yang dibanjiri para pencinta olahraga dapat menjadi klaster baru.

Jadi, bila biasanya orang tua olahraga sendirian dan lebih leluasa. Kini, saat membawa anak, coba untuk lebih siap. Pilih olahraga yang ringan saja. Seperti bersepeda santai, jogging pendek, atau jalan kaki. Ingat, sejatinya jalan raya merupakan medan kendaraan. Bukan tempat berolahraga, apalagi bagi anak-anak yang kadang masih kurang mawas terhadap aturan dan kondisi lapangan.

Kuasai rutenya

Sebelum memulai, pikirkan dulu rute mana saja yang akan dilewati. Kira-kira seberapa jauh, berapa lama waktu tempuh, dan bagaimana medannya. Pastikan orang tua dan seluruh rombongan mengetahui.

Ada baiknya pula menyesuaikan dengan umur anak, supaya mereka tidak kelelahan mencapai jalur finish. Misalnya jalur yang pendek dengan medan yang rata, jalan raya yang tidak terlalu besar dan lebih sedikit dilewati kendaraan, juga di pagi hari agar sinar matahari belum terlalu menyengat.

Alat utama dan pendukung

Kenakan alat utama dan pendukung sesuai dengan jenis olahraga yang sedang dilakoni. Bila bersepeda, maka penting melengkapi anak dengan helm berikut perangkat penting lainnya. Sama halnya dengan memilih kostum yang enak dipakai, alas kaki yang memadai, stok air minum yang cukup, masker, kacamata, dan sejenisnya.

Baca juga: Stop Candu Anak Pada Game

Ada rest area

Pilih rute yang punya titik-titik rest area. Tempat yang sekiranya aman untuk berhenti sejenak dan melepas lelah. Mengingat anak-anak yang mungkin lebih banyak membutuhkan jeda. Contohnya taman di sekitar jalan raya yang teduh atau tempat kuliner yang satu jalur dengan rute olahraga. Di samping orang tua dan anak bisa piknik sederhana saat olahraga bersama.

Hindari distraksi

Hindari distraksi yang membahayakan selama olahraga berlangsung. Contohnya adalah menggunakan earphone dan terus menerus melihat ponsel. Meski tujuannya untuk hiburan dan sambil nge-game, perilaku ini sangat berbahaya bila dilakukan di jalan raya. Diri sendiri dapat lengah dan mendapat celaka. Sementara anak juga tak terawasi sepenuhnya. Selalu pasang konsentrasi penuh pada aktivitas olahraga dan keselamatan bersama, di samping tetap menikmatinya.

Baca juga: Ragam Olahraga Ringan Selama Masa Karantina

Selalu pantau

Selalu pantau anak-anak di jalan raya, meski berada di jalur sepeda atau pejalan kaki. Dalam arti selalu terlihat dan mudah dijangkau. Kapan saja anak membutuhkan bantuan, orang tua segera datang. Karenanya, ambil posisi di mana orang tua dapat melihat anak setiap saat. Misalnya orang tua ada di belakang dan anak di depan. Saat akan berbelok, gunakan sinyal tangan agar pengendara lain tahu ada anak butuh keamanan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments