20

Mengenal Dunia Endokrin Metabolik

Istilah endokrin metabolik mungkin belum terlalu akrab di telinga Anda. Tetapi kalau istilah diabetes dan tiroid, pasti Anda sudah tahu. Kedua hal ini termasuk salah satu ranah dari spesialis endokrin metabolik. “Endokrin adalah ilmu yang mempelajari kelenjar yang menghasilkan hormon. Hormon terkait dengan endokrin, metabolisme tubuh, dan diabetes. Karena itu, dokternya disebut sebagai dokter konsultan endokrin, metabolik, diabetes atau bergelar KEMD,” ujar Dr. dr. Indra Wijaya, Sp.PD-KEMD, M.Kes, FINASIM, spesialis penyakit dalam dan konsultan endokrin metabolik diabetes.

Penting bagi Anda menjaga agar setiap kelenjar berfungsi dengan baik. “Karena kelenjar akan mengaktifkan, menjaga, serta mengatur metabolisme tubuh. Dengan sistem endokrin yang bagus, tubuh akan berfungsi secara normal,” ujar dr. Indra. Ada beberapa kelenjar yang memiliki peran penting:

Dr. dr. Indra Wijaya, Sp.PD-KEMD, M.Kes, FINASIM

  1. Kelenjar Hipofisis/pituary.Disebut master gland karena mengatur semua kelenjar di tubuh. Letaknya ada di tengah otak. Bila kelenjar ini terganggu, misalnya karena tumor, maka keseluruhan hormon tubuh juga terganggu.
  2. Kelenjar tiroid/gondok.Letaknya di leher. Ia mengatur denyut jantung, berat badan, dan metabolisme tubuh. Hormon inilah yang cukup sering terganggu, bisa berlebihan (hipertiroid), kurang (hipotiroid), atau normal namun mengalami gangguan karena kista, misalnya.
  3. Kelenjar adrenal. Biasa disebut juga kelenjar anak ginjal, karena letaknya di atas ginjal. Fungsinyasebagai wake-up Ia yang membuat Anda bangun pagi dan semangat.
  4. Kelenjar pankreas. Kelenjar ini menghasilkan hormon insulin yang berfungsi untuk memasukkan gula darah ke otot sehingga untuk digunakan sebagai energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Penyakit diabetes (kencing manis), penyakit yang kini diidap sekitar 10,9% penduduk Indonesia, dan angkanya terus meningkat tiap tahunnya.
  5. Kelenjar reproduksi. Kelenjar inilah yang mengatur pubertas, sistem reproduksi, dan seks sekunder.

Genetik dan Gaya Hidup

Menurut dr. Indra, ada dua faktor yang sangat berpengaruh pada kesehatan endokrin, yaitu gen dan gaya hidup. “Misalnya, ketika kita memiliki gen penyakit tertentu tapi gaya hidup baik, ada kemungkinan penyakit tersebut tidak timbul,” ujarnya.

Sebaliknya, meskipun sudah bergaya hidup sehat, masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi atau hipertensi bisa saja terjadi. “Untuk itulah diperlukan medical check-up secara teratur, agar bila ada masalah kesehatan dapat cepat tertangani,” tegasnya. (ADV)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments