17

Waspadai dan Antisipasi Gejala Text Neck

Melihat ponsel atau gawai berlama-lama mungkin sudah biasa. Tapi ternyata ada bahaya yang mengancam dibaliknya. Bernama text neck. Apa itu?

Dari Spine Health, text neck diartikan sebagai cedera akibat tekanan berulang di bagian leher. Tekanan yang diperoleh leher akibat sikap menekuk ke bawah dalam waktu lama dan terjadi berulang. Biasanya muncul akibat pemilik leher melakukan aktivitas yang membuatnya menunduk cukup lama.

Baca juga: Waspada Sindrom Mata Digital!

Namun, sesuai namanya, sebutan text neck lebih merujuk ke kebiasaan seseorang mengamati gawai dalam posisi tertunduk hingga akhirnya leher cedera. Jumlah penderita diduga terus meningkat seiring konsumsi gawai yang juga naik. Studi dari The Health Site menyebutkan setidaknya kini seseorang rata-rata menghabiskan waktu 2-4 jam sehari membaca ponsel pintar sambil menunduk.

Biasanya, gejala awal dari text neck sudah terasa. Tapi kerap dianggap sepele. Padahal tak hanya berbahaya bagi leher. Text neck juga memberikan tekanan pada tulang belakang dan membuatnya aus. Belum lagi, berdasar hasil penelitian, text neck efektif mengurangi kapasitas paru-paru sebanyak 30 persen dan sumbatan aliran oksigen di jantung. Dalam tahap yang sudah parah, text neck membutuhkan bantuan pembedahan untuk menghindari dampak yang lebih fatal.

Gejala umum

Umumnya mereka yang mengalami text neck akan merasakan beberapa gangguan. Di antaranya leher terasa kaku, nyeri, lemah otot, dan sakit kepala. Dari kaku dan nyeri di leher, akan merembet pada bahu, punggung, hingga kepala.

Awalnya mungkin terasa ringan. Tapi kebiasaan menunduk yang tak kunjung hilang dan mengabaikan gejala yang dirasa, kaku dan nyeri dapat menghebat. Pada kasus yang sudah ekstrem, nyeri yang muncul seperti ditusuk-tusuk tiada henti. Khususnya di bagian bawah leher. Bahu dan kepala jadi ikut tak nyaman. Sangat berat untuk digerakkan.

Baca juga: Waspada The Myopia Boom Berdampak Pada Tumbuh Kembang Anak

Sesudah gejala umum muncul, tapi lagi-lagi diabaikan, gejala yang lebih berat akan segera datang. Tinggal menunggu waktu saja hingga kemudian text neck benar-benar mendatangkan derita.

Postur tubuh dari luar

Selain itu, seseorang yang sudah terjangkiti oleh text neck, sedikit banyak fisiknya ikut terpengaruh. Dilihat dari luar, karena leher mengalami tekanan, kerap terlihat menunduk dan tak leluasa bergerak. Ketika diminta untuk menggeleng atau memutar leher, bakal kesulitan. Posisi kepala juga tambak lebih maju dan menonjol. Ini imbas dari otot leher, dada, dan punggung tidak seimbang.

Penderita secara tidak sadar mulai mengeluhkan rasa sakit dan berulang kali meletakkan tangan di area yang tak nyaman tersebut. Atau menggosok-gosok mata yang terasa gatal dan nyeri sebagai deretan bahaya lain dari text neck.

Baca juga: Berbagai Jenis Sakit Kepala

Langkah antisipasi

Ketimbang terkena atau mengalami pada fase yang lebih parah, lebih baik lakukan langkah antisipasi. Mulai dengan mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan. Sayangi leher, mata, serta organ-organ penting lain di tubuh sendiri.

Lakukan peregangan sesering mungkin. Sesekali jauhkan gawai dan gerakkan tubuh dari ujung kepala hingga kaki. Termasuk jari-jari yang membutuhkan refreshing lewat senam jari. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments