10

Cara Asyik Dan Fun Mengenalkan Pahlawan

Jasa pahlawan harus tetap dikenang. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, nama mereka seakan tergerus oleh kemajuan zaman. Bisa-bisa generasi sekarang tak lagi mengenal siapa yang memperjuangkan kemerdekaan. Karenanya, dibutuhkan peran orang tua untuk mengenalkan siapa saja yang telah berjasa bagi kita semua.

Namun, harus diakui pula, tidak mudah mengenalkan anak sekarang pada sosok pahlawan. Salah satunya akibat teralihkan oleh rayuan konten gawai yang lebih menarik, atau tidak tertarik dengan materi sejarah yang dianggap membosankan. Termasuk minimnya pengetahuan orang tua terhadap peran pahlawan yang sudah ditorehkan pada bangsa ini.

Baca juga: Kobarkan Nasionalisme Lewat Tempat Bersejarah

Padahal banyak manfaat yang bisa dipetik. Mengenalkan pahlawan bukan berarti akan berhenti sekadar tahu pada nama dan bentuk-bentuk jasanya. Lebih dari itu, anak-anak akan mendulang nilai-nilai cinta pada negeri dalam jiwa raganya. Rasa nasionalisme yang terus dibutuhkan demi ketahanan dan kelestarian negeri. Plus penting sekali menjaga eratnya persatuan di atas banyaknya keragaman, saling menghargai dengan menjunjung tinggi toleransi, serta tak mudah goyah oleh rongrongan pihak luar yang ingin menjajah lagi.

Lewat buku, game, dan film

Gunakan media yang disukai anak-anak dan mudah diakses sendiri. Misalnya buku, game, dan film. Apalagi sudah banyak media yang diproduksi anak dalam negeri menyuguhkan tontonan tentang jasa-jasa pahlawan. Sengaja dikemas menarik supaya anak-anak tidak bosan mengikuti jalur ceritanya. Seperti komik dan film animasi.

Lewat sarana-sarana ini, orang tua bisa mengajak anak masuk dan menyelami lika liku pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Sembari berdiskusi, bertanya, dan diselingi obrolan ringan.

Berkunjung ke museum

Orang tua juga dapat memanfaatkan museum-museum perjuangan untuk membantu. Di samping mendekatkan anak pada bukti-bukti nyata akan perjuangan di masa lalu. Contohnya museum yang menyimpan hasil-hasil perjanjian damai dengan penjajah, rumah-rumah mantan pemimpin yang sekarang dijadikan museum, dan sebagainya. Di sana, anak akan melihat langsung, merasakan, dan membayangkan tentang peristiwa terkait.

Baca juga: Tanamkan Nasionalisme Pada Buah Hati

Tapi, di era pandemi seperti sekarang tentu jadi masalah tersendiri mengajak anak pergi keluar. Tak usah menyerah. Masih ada cara lain, yakni museum virtual. Tinggal klik dan nikmati kemudahan aksesnya.

Kisah di balik adanya monumen dan patung

Foto: cnnindonesia.com

Hampir tiap kota menyimpan monumen dan patung untuk mengenang para pahlawan. Ceritakan bila ada di sekitar tempat tinggal. Begitu juga saat melewatinya bersama anak. Mengapa tugu kenangan sampai didirikan dan ada di sana, misalnya patung Jenderal Sudirman di Jalan Jend. Sudirman, Jakarta. Cerita sebagai latar belakang akan menarik perhatian anak pada sosok pahlawan dan mereka bakal merasa lebih dekat.

Baca juga: Menjelajah Benteng, Saksi Bisu Perjuangan Para Pahlawan

Simbol yang terdekat dalam keseharian

Gunakan simbol-simbol terdekat dalam aktivitas keseharian. Simbol yang mengingatkan jasa para pahlawan tapi sering tidak disadari. Seperti Gatot Subroto yang namanya banyak dipakai jalan-jalan protokol di kota-kota besar, di balik nama yang disematkan pada bandara-bandara, juga siapa saja yang wajahnya tercetak dalam lembaran uang.

Bahkan masih banyak area tempat tinggal, jalan kecil atau gang, dan lokasi yang diberi nama pahlawan. Mungkin tidak masuk dalam daftar terkenal pahlawan nasional. Namun tetap layak dikenalkan mengingat jasa dan pengorbanannya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments