05

Makna Sukses Yang Perlu Diajarkan Pada Anak

Kesuksesan anak adalah impian orang tua. Bahagia, sejahtera, dan menggenggam segala hal di masa depannya. Namun sesungguhnya, sukses seperti apa yang perlu diajarkan pada anak?

Banyak sekali pengertian sukses berhenti pada makna menjadi orang terkenal dan kaya raya. Atau punya pemasukan besar lalu mudah membeli berbagai aset mahal. Masih banyak makna sukses yang perlu diulas lagi. Makna yang menyimpan pelajaran penting untuk dipahami dan dikejar. Bukan sekadar menitikberatkan pada materi dan harta benda.

Baca juga: Sukses Membesarkan Anak Jenius Agar Seperti Pak BJ Habibie

Anak juga membutuhkan pengenalan pada kesuksesan secara sosial dan rohani. Guna menyeimbangkan lini-lini hidup dari segala sisi. Sudah banyak contoh, di mana orang yang sukses memiliki sekian kekayaan, tidak mempunyai kehidupan pribadi yang menyenangkan.

Maka dari itu, penting sekali mengajak anak tak gentar menggapai cita-cita. Di sisi lain, ada saatnya untuk pasrah, menerima, rela, ikhlas, dan belajar dari kesalahan yang ada. Mengambil jeda sejenak lalu berupaya lagi agar dalam hidupnya selalu selaras dan humanis.

Punya pekerjaan impian

Ajarkan anak untuk selalu punya pekerjaan impian. Bukan pekerjaan yang dianggap mentereng dalam tatanan masyarakat dengan upah tinggi. Biarkan mereka punya profesi yang menampung bakat dan minatnya, serta senang dalam mengerjakannya. Mungkin dengan demikian, orang tua sudah memberikan kesempatan pada anak bagaimana memiliki pekerjaan yang diidamkan, sembari memikirkan agar pekerjaannya layak mendatangkan income yang sepadan.

Mandiri secara finansial

Mandiri secara finansial adalah mampu memenuhi kebutuhan diri tanpa perlu tergantung pertolongan dari orang lain. Sehingga tak bisa dimaknai hanya berhenti pada kata kaya, mapan, dan sebagainya. Anak harus berdikari finansialnya agar bisa menentukan langkah-langkah dengan merdeka.

Baca juga: Sstt…..Ini Cara Sukses Yang Tak Pernah Diduga

Harmoni dalam keluarga

Selalu tanamkan bahwa keluarga adalah aset yang paling berharga. Selalu jaga kehangatan, keeratan, dan harmoni bersama mereka. Khususnya keluarga kecil yang nantinya dibangun anak dari hasil pernikahan. Apalagi jika bukan karena keluarga ialah tempat yang paling nyaman untuk pulang. Sebuah wadah untuk saling bercengkerama, menjauhkan diri dari kerasnya dunia, juga tempat menua bersama.

Punya banyak teman

Ajarkan pula untuk punya banyak teman dan kurangi musuh. Sebab teman membawa rejeki dan kebahagiaan. Sedangkan musuh hanya membawa kesengsaraan dan kesusahan dalam hidup. Tak ada gunanya umpama sudah punya banyak uang tapi hati tak tenang, karena merasa ada musuh dimana-mana.

Bermanfaat untuk orang lain

Ingatkan anak sebisa mungkin bermanfaat bagi orang lain. Walau dalam taraf paling sederhana sekalipun. Tidak harus dalam arti memberi bantuan materi, bermanfaat masih banyak sekali bentuknya. Dan, jika tidak bisa membantu, jangan sampai anak mengganggu atau malah memperburuk keadaan.

Baca juga: Pentingnya Ajari Anak Mengenal Emosi

Matang mengelola emosi

Di mana saja dan kapan saja, anak mesti matang mengelola emosinya. Tepat menunjukkan reaksi untuk segala situasi. Ketika anak sukses dalam hal yang satu ini, sangat mungkin anak juga sukses meraih sukses dalam arti yang lain. Lantaran menjadi pribadi yang disukai dan punya karakter yang disegani. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments