13

Tips Mengenali Bakat Dan Minat Diri Sendiri

Semua orang mempunyai bakat dan minat masing-masing. Sayangnya belum tentu bisa mengenalinya. Bahkan banyak yang sudah di usia dewasa masih kebingungan tentang potensi diri sendiri. Lakukan tahap pengenalan agar minat dan bakat tumbuh berkembang.

Sulitnya mengenali minat dan bakat pada diri sendiri bisa disebabkan banyak hal. Contohnya sedari kecil tidak banyak mendapat stimulus dari lingkungan sekitar, khususnya orang tua dan keluarga. Atau mendapat paksaan hanya fokus pada bidang tertentu. Sementara bidang lain yang anak suka justru dialihkan dengan berbagai alasan. Akibatnya keterampilan anak tidak terasah.

Baca juga: Profesi Yang Diprediksi Bakal Ada Di Masa Depan

Ketika bakat dan minat tidak tergali, alias terpendam terus menerus, sangat mungkin nantinya kebingungan menentukan profesi. Termasuk menentukan spesialisasi pribadi. Dari sini kemudian akan berlanjut kemana-mana. Contohnya, tidak menikmati pekerjaan, punya daya juang yang rendah, kerap bergantung pada orang lain, tidak percaya diri, hingga depresi.

Tidak ada kata terlambat. Sekalipun sekarang sudah punya pekerjaan utama, tak ada salahnya tetap mengenali passion. Siapa tahu ada kesempatan untuk menggalinya lagi di waktu senggang, serta meraih untung dengan mengkapitalisasinya.

Ingin terus mengerjakan

Minat dan bakat tak ubahnya seperti hobi. Suatu aktivitas yang digemari. Senang melakoni dan memusatkan perhatian. Juga gigih mengupayakannya. Jika tak punya uang untuk membeli, Anda akan mati-matian menabung. Jika tak ada waktu, Anda akan bergegas menyelesaikan pekerjaan agar bisa menekuni hobi. Tidak jarang begitu free time datang, lebih baik untuk hobi daripada liburan.

Sadar atau tidak, dapat mengerjakannya merupakan kebahagiaan tersendiri. Namun bila tertunda atau meski berjauhan, sering dilanda rasa sedih dan gelisah. Serta tak peduli, melakoni sendiri atau beramai-ramai, yang penting tetap menjalani.

Baca juga: Alternatif Les Selain Calistung Bagi Anak TK

Mudah melakukan

Mungkin bagi orang lain tergolong sulit, tapi tidak untuk Anda. Serasa sangat mudah melakukannya. Selalu ada ide yang muncul di kepala, tangan yang membantu dengan lancarnya, juga hasil yang begitu memukau.

Akan tetapi jangan batasi diri dengan menganggap bahwa mudah melakukan karena bakat dan minat sudah menjadi bawaan sejak lahir. Bakat dan minat juga dapat muncul karena sering dilatih. Karenanya, kembangkan terus segala potensi dan jangan ragu untuk terus belajar pada bidang yang baru.

Lamanya waktu sering tak terasa

Lamanya waktu untuk mengerjakan sering tak terasa. Tahu-tahu waktu sudah berjalan begitu lama. Tak aneh, hal ini karena terpicu oleh rasa suka dan nyaman dalam menjalani. Ingin terus berdekatan, seolah-olah tak ada aktivitas lain yang juga penting.

Berbeda bila ternyata bukan passion namun harus tetap berkecimpung. Ada rasa jenuh, mengganjal, dan ingin segera mengakhiri. Secara fisik terlihat bekerja, tapi pikiran melayang kemana-mana.

Baca juga: Empat Tanda Sekolah Tidak Cocok Untuk Anak

Hasil karya dipuji orang lain

Satu lagi yang dapat menjadi indikator untuk mengenali bakat dan minat diri sendiri. Yakni apresiasi dari orang lain. Sehubungan dengan karya yang melebihi hasil orang lain. Mendapat pujian yang bagus, bermanfaat, berestetika, dan sebagainya. Apalagi pujian sering dilayangkan dan banyak yang menunggu karya-karya selanjutnya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments