02

Plus Minus Minum Kopi Bagi Tubuh

Kemarin, tepatnya 1 Oktober, ditetapkan sebagai Hari Kopi sedunia. Jenis minuman yang sepertinya akan selalu menjadi raja. Tapi tak hanya karena rasanya, ternyata ada banyak manfaat pada setiap tegukannya. Juga hati-hati dengan imbasnya, bila berlebihan menenggaknya.

Kopi sudah menjadi konsumsi selama berabad-abad. Masuk dalam kategori buah ceri yang memerlukan sekian tahapan hingga kemudian menjadi bubuk kopi. Atau siap dikonsumsi seperti menu utama di kafe-kafe. Di Indonesia sendiri, hampir tiap daerah memiliki biji kopi unggulan masing-masing. Diandalkan sebagai komoditas ekspor dan dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Contohnya jenis kopi luwak dan kopi arabica.

Baca juga: Kopi Indonesia Yang Jadi Idola Dunia

Namun penggemar kopi diminta untuk tidak berlebihan serta mempertimbangkan bahan apa saja yang dicampurkan ke dalamnya. Memang bahan tidak begitu saja menghilangkan fungsi kopi, tapi memberikan dampak yang tidak baik. Misalnya gula dan lemak dari krim. Selain itu juga sadari sejauh mana reaksi tubuh setiap kali menyesap kopi. Agar tidak terjebak rasa ingin ikut tren minum kopi tapi mengabaikan kesehatan diri sendiri.

Meningkatkan stamina dan metabolisme

Kopi disinyalir mampu meningkatkan stamina dan metabolisme lebih teratur. Sebenarnya hal ini masih berkaitan. Yakni, kopi dapat memecah lemak yang kemudian diubah sebagai energi. Metabolisme lantas ikut terkerek.

Ada vitamin dan mineral

Dari rasanya yang pahit, kopi tidak hanya mengandung kafein. Melainkan juga kaya mineral dan vitamin. Diantaranya ada vitamin B2, vitamin B5, mangan, kalium, dan magnesium. Baik untuk  organ tubuh, peredaran darah, dan juga rambut.

Baca juga: Meluruskan Gosip Seputar Kopi

Baik untuk syaraf

Menariknya, kopi sangat diterima ramah oleh otak. Begitu sampai di sana, kandungan kopi akan segera meningkatkan daya ingat juga fungsi mental secara umum.

Tak hanya itu. Kopi juga dapat mencegah penyakit yang berkorelasi dengan otak. Demensia, alzheimer, dan parkinson. Menurut penelitian, setidaknya orang yang minum kopi rutin dan dalam dosis yang tepat, akan mengurangi risiko terpapar penyakit itu semua.

Menurunkan risiko beberapa penyakit

Di samping itu sangat manjur mencegah penyakit-penyakit lain, yang terbilang cukup kronis. Mulai dari diabetes, penyakit hati dan kanker hati, stroke, serta gagal jantung. Tak lain disebabkan oleh zat antioksidannya yang tinggi. Tak kalah dengan yang terdapat dalam buah dan sayur. Dengan catatan, cairan kopi yang diminum tidak banyak terkontaminasi oleh bahan-bahan yang justru membahayakan kesehatan.

Memperbaiki mood

Sebab kopi juga memperbaiki suasana hati, tak aneh setelah menikmati secangkir darinya perasaan jadi lebih bahagia. Menjadi acuan pula guna meningkatkan energi, pikiran yang lebih fresh, dan sebagainya. Terjauhkan dari rasa kantuk dan malas. Barangkali ini menjadi keunggulan kopi yang membuatnya sangat digemari dan diburu untuk menemani setiap rutinitas kesibukan.

Baca juga: Perlu Diperhatikan Saat Merintis Bisnis Kedai Kopi

Risiko bila berlebihan

Sekalipun menyimpan segudang manfaat, kopi tetap punya sisi negatif. Khususnya bila dikonsumsi berlebihan akan menimbulkan beberapa gangguan. Rasa cemas, insomnia, kecanduan, gangguan pencernaan, tensi darah naik, tubuh melemas, jantung berdebar, dan kerap buang air kecil. Serta hati-hati bagi anak di bawah umur, ibu hamil dan menyusui. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

 

Comments

comments