29-2

Sumber Penularan Covid-19 Meski Di Rumah Saja

Kurva jumlah kasus Covid-19 belum ada tanda-tanda melandai. Bahkan makin mendekati lingkaran terdekat dan  menciptakan klaster baru yang sebelumnya tak diduga, yakni keluarga. Bagaimana bisa terjadi dan apa saja sumber penularannya?

Padahal dengan tetap di rumah saja, seharusnya efektif memutus rantai penularan virus mematikan ini. Sehingga munculnya klaster keluarga kian menyadarkan, berarti ada celah yang tidak disadari. Bisa merupakan ketelodoran atau kemungkinan mutasi virus yang terus menguat. Apalagi sudah sekian bulan bertahan diri di rumah, namun kondisi di luar tidak banyak mengalami perubahan. Justru mulai menyerang yang patuh pada protokol kesehatan.

Baca juga: Supaya Rumah Merdeka Dari Virus Corona

Karenanya, walau dilanda bosan, capek, dan harus seminimal mungkin keluar rumah, tetap laksanakan proteksi diri. Apalagi bila di antara anggota keluarga terdapat orang tua dan anak-anak. Terus jaga jarak, gunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta jaga sirkulasi udara dalam rumah. Semakin ketat membatasi kontak diri, semakin kecil corona menguasai.

Paket yang datang

Disinyalir salah satu sumber penularannya adalah via paket yang datang. Atau barang-barang yang datang dari luar. Seiring dengan beralihnya tren belanja dari luring ke daring. Dari kemasan hingga permukaan barang tersentuh oleh banyak tangan. Tak bisa dipastikan apa saja yang telah menempel padanya.

Ada baiknya semua kemasan yang membungkus paket disemprot atau lekas dibuang.

Bersihkan semua kulit benda sebelum benar-benar dipakai.

Sementara untuk barang berjenis makanan, mungkin bisa dipanaskan kembali. Jangan lupa, setelah menerima dan membuka paket, segera cuci tangan.

Uang cash

Uang tunai diduga juga menjadi perantara penularan. Dari tangan yang satu ke tangan yang lain sebagai bentuk penuntasan transaksi. Seringkali tidak disadari, begitu menerimanya langsung masuk dompet lantas jari-jari tangan menyentuh wajah, anggota badan yang lain, atau benda-benda yang ada di rumah.

Baca juga: Bagaimana Hidup Berdampingan Dengan Corona?

Contohnya, memesan barang dan pembayaran dilakukan secara tunai di rumah. Uang kembalian dari kurir diterima dengan tangan terbuka dan tidak memprioritaskan uang sebagai benda yang penting pula untuk segera dibersihkan. Terkadang malah digeletakkan begitu saja, yang mana rawan tersentuh oleh siapa saja yang ada di rumah.

Orang yang baru dari luar

Perhatikan siapa saja yang datang dari luar. Sebab sumber penularan juga datang dari mereka. Terutama yang tidak lekas membersihkan diri dan menjaga jarak. Misalnya anggota keluarga yang usai bepergian namun tak segera mandi dan berganti pakaian. Cukup mencuci tangan saja.

Serta hati-hati pada tamu atau kerabat yang datang. Saat ini, utamakan kesehatan diri sendiri dan keluarga. Usir rasa segan untuk tak menerima kunjungan. Atau sediakan opsi untuk bertamu di teras saja, tanpa masuk ke dalam rumah. Siapapun bisa menjadi carriers, sekalipun itu keluarga sendiri.

Baca juga: Merawat Hewan Peliharaan Agar Terhindar Dari Virus Corona

Binatang peliharaan

Waspada pula dengan binatang peliharaan di rumah. Khususnya hewan yang tak diam di kandang dan belum pernah diperiksa intensif riwayat kesehatannya oleh ahli. Bebas keluar masuk rumah dan mencari buruan sekenanya. Mungkin saja mereka membawa virus tanpa disadari. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments