17

Bentuk Insecure Yang Sering Dirasakan Pria

Insecure tak hanya dialami oleh kaum hawa. Para pria juga kerap merasakan hal yang sama. Hanya saja bentuknya berbeda. Apa saja?

Insecure sendiri selama ini dimaksudkan untuk menggambarkan perasaan tak aman. Di kalangan pria, kondisi ini dapat muncul oleh beberapa sebab. Seperti trauma di masa lalu, suka dibanding-bandingkan, sering mendapat kritik, pernah diselingkuhi, terbiasa berpikir negatif, dan sebagainya. Sementara seiring bertambahnya usia, semua sumber tadi belum sepenuhnya terselesaikan. Hingga kemudian menyisakan rasa tak aman yang muncul berupa khawatir, takut, gelisah, dan tidak percaya diri.

Baca juga: Ketika Anak Laki-Laki Tertarik Pada Pekerjaan Anak Perempuan

Meski merasa ada yang tak aman di alam pikirnya, tapi tidak mudah bagi pria untuk mengakui. Mengapa? Sebab pria secara umum dituntut menjadi sosok yang kuat, berani, dan tahan banting. Tak boleh menangis, sedih, atau menunjukkan keputusasaan. Pria harus mampu menghadapi segala tantangan. Lalu seolah menjadi tabu mengungkapkan rasa yang dialaminya.

Dalam jangka panjang, bila terus tak terkelola, bukan saja menghambat potensi diri. Melainkan juga mengarah ke tekanan batin dan mental, depresi, termasuk upaya percobaan bunuh diri.

Tanggung jawab pada keluarga

Tanggung jawab pada keluarga merupakan insecure yang disebut-sebut sering mendatangi para pria. Menempelkan status permanen sebagai kepala keluarga yang harus diemban selamanya. Adakalanya merasa tak mampu memenuhi kebutuhan dan mempertanyakan lagi posisinya. Apakah sudah layak atau masih ada kekurangan di sana sini.

Bahkan kehadiran bayi yang seharusnya menjadi kegembiraan, dapat menyisipkan rasa tak aman.

Mampukah ia sebagai ayah yang baik? Selain keperluan tercukupi, juga sanggup mengontrol emosi.

Soal ranjang

Pria ternyata sering pula merasa tak aman untuk masalah ranjang. Bertanya-tanya mengenai kepuasan pasangan, apakah alat kelaminnya bekerja, ukuran penis yang memuaskan, serta lainnya. Kecemasan pun muncul tentang kekhawatiran adanya perselingkuhan pasangan, dilabeli impoten, tak bisa memberikan keturunan, dinilai tak jantan, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Nutrisi Ini Diperlukan Untuk Kesuburan Pria

Kondisi keuangan

Rasa tak aman juga menyasar karena persoalan keuangan. Penghasilan kecil, tidak cukup memberikan kebutuhan yang bersifat tersier, istri yang punya gaji lebih tinggi, atau ketidakberdayaan membantu orang tua serta keluarga besar. Semuanya berkecamuk dalam pikiran dan berbuah insecure.

Padahal jika mau lebih terbuka, masalah finansial dapat dibicarakan bersama. Tanpa harus menyiksa diri dengan bayangan yang beraneka.

Perubahan bentuk fisik

Diam-diam pria juga mengkhawatirkan bentuk fisiknya. Perut yang membuncit, terbentuk badgy eyes, muncul uban, payudara yang ukurannya cukup besar, bahkan menurunnya fungsi organ tubuh karena penyakit tertentu. Berharap menjadi sosok pria yang diidamkan banyak wanita, namun gagal. Misalnya punya dada bidang atau lengan berotot. Pria jadi tak percaya diri karenanya.

Baca juga: Mengenal Puber Kedua Pada Pria

Takut kehilangan

Walau dikenal sebagai sosok yang tangguh dan berani, akan tetapi pria juga takut kehilangan. Takut untuk sendirian dan ditinggal orang-orang yang dicintainya. Tak ada lingkaran terdekat yang memberikan support agar dia terus kuat. Orang tua, istri, kekasih, anak-anak, saudara kandung, juga teman-teman sepermainan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments