10-1

Tips Terhindar Dari Penipu Saat Jual Mobil atau Motor

Beberapa waktu lalu ramai pencurian moge dengan modus pura-pura menjadi pembeli di sekitar Ciputat. Meski tersangka pelaku akhirnya tertangkap, tak berarti tidak akan muncul pencuri-pencuri dengan modus serupa.

Ketika menjual kendaraan, tentu berharap adanya untung. Namun jika sampai bertemu penipu, salah-salah malah dapat buntung. Jadi hati-hati dalam bertransaksi saat menawarkan kendaraan sendiri.

Baca jugaAgar Untung Saat Tukar Tambah Mobil Baru

Apalagi era pandemi ini, angka penjualan mobil bekas atau second meningkat signifikan. Banyak showroom, penampung mobil bekas untuk dijual, melihat gelagat ini terpicu oleh imbas pandemi virus Corona yang menurunkan sebagian besar pendapatan masyarakat. Sehingga menjual aset seperti mobil diharap sebagai bantuan yang mudah dicairkan.

Sayangnya, animo pesat ini kerap dimanfaatkan oleh penipu. Ingin mendapat mobil secara gratis dengan segala tipu daya. Terlebih bila sang penjual berpromosi secara online atau lewat media sosial, di mana oknum-oknum mudah melihatnya.

Tahu pasti harga kendaraan Anda

Ketahui berapa harga jual tipe mobil atau motor Anda saat ini. Tak masalah mendapat untung tipis dari harga beli dulu. Daripada tidak sama sekali. Bila ada seseorang yang menawar, Anda sudah mampu membuat batasan harga terendah yang boleh ditebusnya. Kurang dari itu, sebaiknya alihkan perhatian pada calon pembeli yang lain.

Lokasi bertransaksi aman

Pilih lokasi bertemu yang aman. Sebisa mungkin tempat yang cukup ramai dan Anda tahu persis medan sekitarnya. Sehingga saat Anda membutuhkan pertolongan, bantuan bisa segera datang.

Nyali penipu juga cukup tertekan dengan kondisi yang ramai.

Akan tetapi sebaliknya, hindari bertemu di rumah pribadi, tempat yang sepi, tempat yang dipilih oleh konsumen yang Anda sendiri tidak tahu menahu seperti apa.

Baca juga: Modus Kriminal Yang Sering Diarahkan Ke Pengendara Mobil

Pilih jalur pembayaran yang resmi

Kemudian, tetapkan jalur pembayaran yang resmi. Misalnya transaksi antar bank dengan bukti yang sah. Sementara Anda juga dapat memantau apakah nominal pembayaran sudah masuk rekening atau belum. Uang lebih aman tersimpan.

Selain itu, pikir ulang bila calon pembeli menyerahkan uang tunai dan selembar cek. Bisa jadi ini hanya akal-akalan penipu supaya Anda mudah menyerahkan kendaraan.

Temani saat test drive

Sangat wajar jika pembeli ingin menjajal mobil atau motor yang Anda jual. Namun jangan biarkan sendirian. Dampingi kemana ia mau membawa kendaraan. Bisa Anda sendiri, pasangan, atau orang dekat yang Anda percaya. Membiarkan pembeli test drive sendiri sama saja dengan memberinya kesempatan untuk membawa kabur kendaraan. Seperti yang terjadi di Ciputat lalu.

Dampingi ketika observasi kendaraan

Begitu pula di momen observasi mobil. Mungkin calon pembeli ingin melihat secara menyeluruh bagian mobil tanpa ada yang terlewat.

Tetap awasi agar tidak ada bagian mobil yang diam-diam diganti dengan onderdil jelek atau diambil.

Lantas konsumen bisa membuat karangan cerita tertentu dan berpengaruh ke jatuhnya harga jual karena tidak sesuai ekspektasi.

Baca juga: Fakta Menarik Seputar Asuransi Mobil

Gunakan jasa penjualan resmi

Menjual kendaraan memang bukan perkara gampang. Karenanya ketimbang Anda bingung atau takut tertipu, minta saja bantuan pihak penjual resmi. Upayakan yang sudah dikenal kredibilitasnya. Mereka dengan sigap akan membantu penjualan secara konvensional maupun lewat jalur daring. Tinggal memantau, dan Anda terhindar dari penipu ulung. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments