07-2

Cara Jitu Tanggapi Permintaan “Harga Teman”

Dalam dunia usaha, teman atau saudara memiliki dua sisi. Bisa menjadi pelanggan, bisa pula merupakan penghalang. Terutama saat mereka sering mengajukan “harga teman.” Perlu trik yang lihai untuk menghadapinya.

Harga teman kerap dinilai sebagai permintaan yang wajar. Akan tetapi tidak ada standar berapa tepatnya nominal atau rentang prosentase yang bisa dikategorikan sebagai harga teman tersebut. Sebutan harga teman tak hanya merujuk pada nilai jual serendah-rendahnya dibanding ke orang lain, namun juga sering mengarah ke berbagai permintaan unik lainnya. Contohnya, minta bonus (beli satu gratis satu) atau kelonggaran waktu pelunasan.

Baca juga: Dilarang Lakukan Hal Ini Saat Teman Mulai Buka Usaha

Permintaan ini didasarkan pada unsur kedekatan. Merasa kenal dan memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan maksimal dalam bertransaksi. Tak menyadari bahwa teman sendiri dalam membuka usaha bukanlah sebuah iseng semata. Melainkan sumber penghasilan yang perlu dihargai jerih payahnya.

Tentu tidak mudah menghadapi tipe teman yang suka minta harga spesial ini. Sebab bisa berujung pada keretakan hubungan dan citra bisnis tercoreng. Butuh cara halus untuk menolaknya.

Ini sudah di bawah harga standar

Disampaikan secara sambil lalu atau serius, pihak penjual harus tegas. Dengan cara menyebutkan terang-terangan bahwa angka yang ditawarkan sudah di bawah standar penjualan. Atau harga khusus yang tidak ditawarkan pada orang lain. Kecuali dia sebagai teman.

Perlakukan istimewa ini akan membuat teman berpikir bahwa permintaannya dikabulkan.

Serta merasa mendapat tempat prioritas. Sehingga Anda tak perlu panjang lebar menolak dan berlama-lama negosiasi.

Ada harga ada rupa

Adakalanya teman akan berjuang setengah mati demi harga yang semurah-murahnya. Tak apa, tetap pasang akal sehat. Mainkan logika untuk menghadapi teman yang bersikukuh tak pada tempatnya ini.

Baca juga: Tipe Teman Toxic Yang Wajib Dihindari

Anda tinggal menampung permintaannya. Sembari menekankan istilah bahwa ada harga ada rupa. Untuk harga yang dia inginkan, berarti ada mutu tertentu. Tak bisa disamaratakan dengan harga yang lebih tinggi. Lalu tinggal serahkan padanya untuk memilih opsi yang mana.

Tunggu waktu diskonnya

Di lain waktu, Anda juga bisa berseloroh mengenai waktu khusus pemberian diskon. Jika teman masih tertarik untuk membeli, mungkin dapat menunggu hari H-nya. Selain potongan harga sesuai harapan, teman juga akan mendapat penawaran menarik lainnya. Tapi tidak sekarang, lantaran harga yang berlaku masih normal. Diplomasi ringan yang aman, tapi sedikit memberi pesan pada teman agar lebih etis dalam menawar.

Semoga lain waktu bisa membantu

Masih ada cara menolak lain yang tegas dan lugas.

Berupa kalimat, “semoga lain waktu bisa membantu”.

Tambahkan saran pada teman supaya mencari penjual lain yang memasang harga dan kualitas barang sesuai permintaannya. Semoga teman bisa tersadar dan lebih peka sedikit pada kepentingan penjual.

Baca juga: Cara Jitu Menagih Utang Ke Teman

Senyumin saja

Di sisi lain, terkadang sulit untuk memastikan apakah saat teman meminta harga teman merupakan sebuah keseriusan atau hanya bercanda. Daripada salah mengambil sikap, berikan reaksi dengan melemparkan senyuman saja. Menandakan Anda tetap terbuka, supel dalam berbisnis dan berteman, dan siap memenuhi segala keinginan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments