Happy asian casual lady working startup small business entrepren

Dilarang Lakukan Hal ini Saat Teman Mulai Usaha

Sudah selayaknya dukungan kita berikan pada teman yang memulai usaha. Akan tetapi, tanpa disadari, sering ada perilaku yang tidak seharusnya. Sikap yang bakal merugikan usaha baru mereka.

Sementara teman yang sedang merintis usaha dalam posisi serba salah. Ada hubungan pertemanan yang dipertaruhkan ketika menolak permintaan. Juga di sisi lain, mendatangkan bahaya pada usaha sendiri bila sering mengiyakan keinginan teman. Terbayang bagaimana belum berkembang sepenuhnya, sudah ditinggal pelanggan dari orang-orang terdekat.

Baca juga: Agar Patungan Usaha Dengan Teman Tak Jadi Bubar

Jadi, meski membeli dari teman sendiri, selalu terapkan etika. Menciptakan iklim yang sehat bagi usaha yang dirintisnya, juga untuk relasi satu sama lainnya.

Minta harga teman

Sebaiknya hindari minta harga teman. Sebuah kiasan untuk meminta potongan harga atau diskon besar karena adanya kedekatan. Apalagi nilai angka yang dikatakan jauh di bawah harga jual. Meski disampaikan secara bercanda maupun serius. Sebagai penjual dan dalam posisi teman, sungguh tidak mudah untuk menolak pengajuan seperti ini.

Tidak segera membayar

Segera bayar atas bayar dan jasa yang sudah dipesan.

Jika tidak segera membayar sama saja dengan menghambat kemajuan usaha mereka.

Karena mungkin uang hasil transaksi harus segera diputar untuk modal dan labanya perlu untuk menutupi kebutuhan yang mendesak. Adakalanya seorang teman tak enak menagih atau sekadar mengingatkan untuk persoalan biaya yang belum dituntaskan.

Baca juga: Usaha Lepas Dari Utang Kartu Kredit

Menanyakan resep

Jangan sekali-kali menanyakan resep bila teman menjual makanan. Atau menanyakan resepnya tentang marketing, menjalin investor, dan sebagainya. Sebab semua itu adalah rahasia dapur. Perlu kita hargai privasinya.

Termasuk menghormati jawabannya, andai teman hanya memberikan kalimat singkat berupa penjelasan sekilas saja. Tahan diri untuk tidak memaksa demi jawaban yang lebih detail.

Ambil darimana?

Privasi juga menyangkut sumber barang. Karenanya, tak perlu bertanya tentang darimana mendapatkan barang-barang yang dijualnya. Barangkali ada kaitannya dengan persaingan harga, mengambil untung, kompetisi dengan pengusaha lain, atau berbagai pertimbangan yang disimpannya sendiri.

PHP

Hindari pula untuk tidak PHP, alias pemberi harapan palsu. Sebagai usaha baru, kepastian untuk jadi memesan dan membeli sangat menentukan. Terhadap kemajuan usaha, bahkan untuk mendulang keuntungan yang tidak seberapa. Sebaliknya, membatalkan pesanan atau tidak memberi kabar yang pasti, tak hanya membuat teman kecewa, tapi juga membuatnya harus menata ulang alur produksi jualan yang entah bagaimana repotnya.

Pujian palsu

Tak masalah bila ingin melayangkan apresiasi. Namun bukan pujian palsu. Terlebih saat teman meminta feedback atas usahanya.

Berikan komentar yang sejujurnya. Apa yang perlu ditambah, bagian ditingkatkan, dan mana saja yang kurang.

Seringkali komentar yang menyenangkan tapi bertujuan untuk kamuflase saja tidak berdampak positif bagi perkembangan usaha teman.

Baca juga: Bila Mertua Meminta Untuk Meneruskan Usahanya

Membeli karena tidak enakan

Hindari membeli karena tidak enakan. Mendukung usaha teman memang perlu, namun bukan berarti Anda harus menyiksa diri sendiri dengan selalu membeli. Beli saat memang membutuhkan, sebagai pelanggan yang pertama, atau ingin memberi hadiah pada orang lain. Tak usah khawatir bila tidak membeli lantas teman jadi menjauh. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments