29

Persiapkan Ini Saat Bersepeda di Musim Kemarau

Bersepeda atau gowes sedang marak-maraknya. Sementara musim sudah masuk kemarau. Tentu harus ada persiapan sebelum sesi menggenjot pedal dimulai.

Tujuannya agar bersepeda tetap menyehatkan. Bukan malah sebaliknya, berbuah negatif pada fisik. Apalagi era pandemi belum usai. Protokol saat keluar rumah sebaiknya tetap dipatuhi. Pikirkan juga untuk tetap memakai masker, faceshield, atau tidak. Termasuk antisipasi ketika bersepeda bersama teman-teman komunitas guna menghindari kerumunan.

Baca juga: Perawatan Tepat Untuk Sepeda Lipat

Selain itu, jangan lupakan rute yang bakal ditempuh. Fungsinya untuk menyeimbangkan dengan tipe sepeda yang Anda punya. Apakah cocok dipakai jarak jauh atau cukup sekadar bersepeda santai. Serta menyeimbangkan dengan kemampuan tubuh. Tak perlu memaksa andai memang hanya sanggup jarak pendek saja. Terpenting di musim kemarau, bersepeda wajib terjamin sehat dan dijalani dengan sepenuh hati.

Pilih waktu dan lokasi

 

Ada baiknya pilih lokasi dan waktu yang tepat. Tujuannya untuk menghindari panas yang terlalu menyengat dan matahari langsung di atas kepala. Misalnya pada pagi hari, setelah matahari tergelincir menuju sore, dan area dengan penghijauan yang memadai.

Lebih baik lagi bila jalur yang dilewati tidak terdapat banyak orang. Menjauhi senggolan dan minimalisir penularan. Ketika ingin melepas lelah sejenak, perhatikan pula kondisi sekitar.

Sudah makan

Sebelum mengayuh, sebaiknya perut sudah terisi. Dengan catatan, dalam porsi secukupnya. Membekali diri dengan nutrisi agar ada energi yang cukup untuk menemani. Jika tidak, baru saja memulai, bersepeda sudah membuat loyo. Medan yang ringan atau berat juga bukan masalah besar.

Akan tetapi, jangan langsung bersepeda begitu makan berat selesai. Tunda beberapa saat.

Paling tidak hingga perut terasa lebih ringan.

Baca juga: Aksesoris Penting Dan Keren Untuk Sepeda

Bekal minum

Panasnya musim kemarau dan gerak tubuh akan menghasilkan keringat yang lebih banyak. Imbangi dengan minum air sesering mungkin. Letakkan minimal sebotol air pada bagian rangka. Ketika menyadari tubuh mulai haus, berhenti dan tenggak sampai dahaga benar-benar tak terasa. Sebab jika diabaikan, dehidrasi dapat berakibat fatal pada kesehatan.

Kostum sesuai

Pakai kostum yang sesuai. Contohnya bahan jersey yang mudah menyerap keringat lalu menguapkannya ke udara. Sehingga tubuh cepat kering kembali. Lengkapi dengan sarung tangan, sedangkan telapak kaki sebaiknya tertutup rapat oleh sepatu. Untuk memaksimalkan proteksi, Anda bisa mengenakan pelindung siku dan lutut seperti deker. Tambahkan kacamata yang mampu menyaring sinar UV dan melindungi indra penglihat dari kotoran di jalanan.

Pelindung kepala

Pada bagian kepala, kenakan helm. Memiliki massa yang ringan, tapi dengan daya lindung yang teruji. Opsi lain untuk menjaga kepala adalah kain atau buff. Bahannya lebih enteng, menyerap keringat, namun tak maksimal melindungi kepala saat terjadi kecelakaan.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Lutut Yang Benar

Tabir surya 

Terakhir, oleskan tabir surya atau sunblock pada beberapa bagian tubuh. Khususnya yang bakal terpapar langsung oleh sinar matahari. Di antaranya bagian tangan, kaki, wajah, bibir, dan juga tengkuk leher. Kulit senantiasa sehat, jauh dari kesan lusuh, kering, dan terbakar. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments