31

Intip Yang Positif Dari Daging Kambing

Hari raya Idul Adha telah tiba. Wajar melihat sajian daging kambing di mana-mana. Namun banyak yang ragu menyantapnya. Padahal ada beberapa fakta yang positif dengan mengonsumsinya. Selama tidak berlebihan dan tidak salah mengolahnya.

Daging kambing sering dianggap jahat. Ia dianggap sumber kolesterol dan darah tinggi. Apalagi bau prengusnya yang cukup kuat, kian menguatkan berbagai tuduhan tidak menyenangkan padanya. Lalu dijauhi oleh sebagian kalangan dengan alasan pantangan.

Baca juga: Cara Mengolah Daging Agar Sedap Dan Sehat

Memang daging kambing memiliki kekurangan. Di antaranya sangat minim serat akibat tingginya lemak jenuh. Lemak jahat ini adalah musuh utama bagi stamina pembuluh darah dan jantung. Kandungan kolesterolnya juga tinggi. Serta tinggi garam dan nitrat bila diawetkan. Maka dari itu, dalam jangka panjang memicu stroke dan serangan jantung.

Tapi perlu diingat, dengan berat sama-sama 100 gram, daging kambing memiliki kalori paling sedikit, yakni 143 kkal. Dibanding daging sapi, domba, babi, atau ayam. Juga tetap kaya dengan zat-zat penting lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

Baik untuk para pria

Percaya atau tidak, ternyata daging kambing baik untuk para pria. Salah satunya karena daging merah ini mengandung asam lemak CLA, yang efektif mencegah kanker prostat. Jenis kanker yang banyak menyerang kaum adam.

Selain itu juga mengurangi inflamasi pada pembuluh darah. Inflamasi berpengaruh pada penis saat berereksi. Jadi, asal dalam porsi yang aman dan masakan tidak banyak mengandung santan, gula, dan minyak, daging kambing dapat diandalkan.

Mencegah anemia

Sisi positif lainnya adalah mengatasi anemia. Anemia sendiri disebabkan oleh rendahnya sel darah merah dan oksigen dalam darah. Sementara daging kambing punya zat besi yang melimpah.

Baca juga: Bakteri Berbahaya Dalam Makanan Yang Harus Diwaspadai

Uniknya, tidak hanya zat besi heme (atau zat besi yang berasal dari hewani), daging merah yang satu ini juga mengandung zat besi non-heme (zat besi dari makanan nabati). Tidak mengherankan jika kemudian penderita anemia, orang yang mengalami kelelahan dan lemas disarankan segera mengonsumsi daging kambing.

Pembentukan otot

Di tiap 100 gram-nya, ada protein sebanyak 50 gram. Ditengarai sebagai protein yang berkualitas tinggi dan komplit. Mengingat ada sembilan asam amino di dalamnya. Di mana semuanya sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan otot.

Terutama bagi orang dewasa. Mayoritas akibat pengaruh usia dan kebiasaan gaya hidup yang kurang gerak, massa otot cepat mengecil dengan sendirinya. Dengan mengonsumsi secara rutin dan menjaga ambang batas aman daging kambing, massa dan bentuk otot akan lebih terpelihara.

Menjaga performa fisik

Masih berhubungan dengan faedahnya pada otot, daging kambing baik sekali untuk menjaga performa. Sehubungan dengan asam amino beta alanin untuk memproduksi karnosin. Karnosin sering dikaitkan dengan hadirnya kelelahan dan penurunan performa saat jumlahnya kurang dalam tubuh.

Baca juga: Aneka Susu Nabati Yang Sarat Manfaat

Inilah mengapa para atlet banyak yang memanfaatkannya guna mengerek performa. Atau mereka yang mengalami kelelahan luar biasa dan yang mengalami gangguan karena diet anti-daging sama sekali. Tidak harus dengan menyantap langsung dagingnya. Banyak yang mengambil untung dari suplemen beta alanin berdosis tinggi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments