24-2

Cermati Tempel Kaca Film Mobil yang Benar Agar Tak Merugi

Walau mobil milik sendiri, tetap ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Salah satunya mengenai pasang tempel kaca film. Demi kenyamanan dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Umumnya pemasangan kaca film ditujukan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk. Apalagi tinggal di negeri tropis dengan limpahan sinar yang cenderung berlebih. Hal ini jika diperuntukkan saat siang hari. Di malam hari, kaca film efektif mengurangi sorotan lampu kendaraan lain. Selain itu untuk memproteksi mobil dari ulah para kriminal.

Baca juga: Cegah Kriminalitas Saat Macet

Bahan kaca film yang tersedia di pasaran ada tiga jenis. Pertama dari nano ceramic, yang punya kemampuan menolak panas dengan baik, sayangnya dilihat dalam kabin hasilnya sangat gelap. Lalu ada nano metal. Dengan kandungan logam metalnya, panas dapat teratasi, tapi menghambat sinyal frekuensi seperti GPS dan telepon. Terakhir adalah yang berbahan nano carbon. Merupakan gabungan dari dua bahan sebelumnya. Peredaman panas pas, tidak mengganggu sinyal, warna kaca film lebih ke hitam pekat, cocok untuk yang menyukai privasi.

Para pemilik mobil juga disarankan memilih kaca film yang tidak mudah pecah. Ketimbang harus berkali-kali merugi. Serta perlu diingat, jangan sampai menutup pandangan hingga batas aman dari dalam maupun dari luar.

Kaca depan

 

Banyak pengendara yang memutuskan tidak memasang kaca film untuk alasan keselamatan. Terutama yang kerap berkendara di malam hari dengan kondisi medan aspal yang buruk. Tindakan ini dibenarkan, asal tak terpengaruh dengan cahaya dan dapat tetap mengemudi dengan aman.

Jikalau memasang, dianjurkan kaca film punya tingkat kegelapan 20 persen. Namun saat masih dirasa kurang melindungi, frekuensi gelap dapat dinaikkan. Tapi tak boleh lebih dari 40 persen sebab cocok untuk kondisi jalan yang mulus, tapi masuk kategori berbahaya bagi jalan yang rusak.

Baca juga: Menjaga Si Kecil Saat Anda Menyetir

Kaca samping

Pemasangan kaca film untuk jendela kanan dan kiri dapat menyesuaikan dengan kaca jendela bagian depan. Ketika kaca jendela bagian depan lebih terang, lalu kita mengarahkan pandangan ke bagian kaca samping, dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk menangkap bayangan pada spion. Bila di depan terpasang intensitas kegelapan 20 persen maka bagian samping membutuhkan yang 40 persen. Tetapi jika bagian depan 40 persen, bagian samping idealnya di angka 60 persen.

Kaca belakang

 

Untuk kaca bagian belakang, jika sudah terpasang rayben mode, ada baiknya kaca film di kisaran 20 persen atau 40 persen. Upayakan tidak lebih. Namun saat belum terpasang rayben mode, Anda dapat memilih kaca film yang 60 persen. Langkah yang amat berguna mengurangi sorotan tajam lampu dari belakang. Dan hindari yang sampai 80 persen, pasalnya akan menyulitkan pengemudi saat mundur maupun parkir.

Baca juga: Langkah Aman Membersihkan Kaca Mobil

Diatur hukum

Landasan hukum yang mengatur kaca film tertuang pada UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Juga disebutkan secara khusus dalam PP No 5 Tahun 2012. Tapi tidak mengatur langsung mengenai tingkat kegelapan kaca film. Karena itu, pemasangan sering diacukan pada SK Menteri Perhubungan No KM 439/U/Phb-76, di mana kontennya tidak jauh berbeda dengan yang telah dijabarkan tadi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments