05

Panduan Wisata Alam Di Era New Normal

Setelah sekian lama di rumah saja, keinginan berlibur pasti menggebu. Apalagi yang bertemakan alam, dengan segala keindahan dan daya tariknya. Tapi jangan terlena. Meski sekarang beberapa lokasi wisata alam sudah dibuka kembali, Anda tetap harus waspada.

Semuanya untuk kesehatan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain. Tetap patuhi protokol kesehatan di era new normal. Pasang masker di area wajah, jaga jarak, dan, sering cuci tangan. Guna menghindari gerombolan, Anda juga bisa memilih perjalanan solo atau bersama keluarga kecil saja. Lebih baik gunakan kendaraan pribadi untuk sampai ke lokasi jika memungkinkan. Jika tidak, pertimbangkan opsi yang paling aman. Berikut tetap mengindahkan aturan yang berlaku saat ini. Seperti menunjukkan hasil test kesehatan.

Baca juga: Jalan Sendiri Versus Agen Wisata

Selain itu, tilik kembali kesehatan sebelum memutuskan pergi. Tubuh yang sehat akan lebih siap menghadapi berbagai risiko di luar sana ketimbang yang tidak. Dan ingat, walau dalam rangka bersenang-senang, Anda dan yang lain harus mengutamakan kesehatan serta keselamatan bersama.

Hindari peak season

Di samping itu, sebaiknya Anda menghindari peak season. Apalagi saat ini bertepatan dengan libur sekolah. Terlebih, wisata dengan konsep alam kerap menjadi tujuan utama dalam mengenyahkan kebosanan setelah karantina mandiri. Antusias meninggi, dan kemungkinan wisata alam bakal padat merayap.

Pilih waktu yang sepi. Atau setidaknya tidak memaksa Anda harus berjubel dengan banyak orang. Misalnya di hari kerja atau sampai lebih awal, dan segera pergi begitu wisatawan mulai berdatangan.

Hati-hati dengan media penularan

Hati-hati dengan media penularan.

Meski biasanya wisata alam identik dengan ruangan terbuka dan luas areanya, namun potensi tertular tetap ada.

Anda harus ingat selalu, virus Covid-19 ditularkan lewat cairan droplet. Mampu terbang di udara, lalu menempel pada objek-objek terdekatnya, termasuk pakaian, permukaan kulit, dan yang lain.

Karenanya, garansi pada diri sendiri tidak gegabah selama berada di area wisata. Seperti langsung menceburkan diri ke wahana air dalam bentuk apapun. Entah itu danau, sungai dangkal, tepi pantai, atau sumber air panas.

Waspada saat menyantap makanan

Membawa bekal plus alat makan sendiri lebih menjamin kebersihan dan lebih baik untuk pandemi saat ini. Perhatikan pula lokasi di mana Anda akan menyantapnya. Ambil tempat yang sekiranya tidak menciptakan kemungkinan makanan tercemar oleh virus. Jadi saat makan tidak menjadi momen penularan virus masuk ke dalam tubuh.

Baca juga: Kuliner Yang Merugikan Saat Wisata

Perhatikan fasilitasnya

Pasang alarm untuk selalu hati-hati menggunakan berbagai fasilitas yang ada di sana. Terutama untuk penggunaan toilet umum, kran air, pegangan tangga, tempat ibadah, tempat duduk, meja, dan sebagainya. Lantaran tempat umum, tidak bisa dipastikan siapa saja yang telah menyentuh dan bagaimana riwayat subjek yang menyentuhnya.

Baca juga: Aturan Tak Tertulis Menginap Di Hostel

Pilih ruangan pribadi

Jika Anda ingin menginap atau beristirahat sejenak, ambil opsi ruangan pribadi. Bukan yang sifatnya satu ruangan bisa diisi secara massal, layaknya hostel. Sama halnya dengan memanfaatkan layanan sarapan atau jasa lainnya. Ada baiknya dipertimbangkan lagi. Sebisa mungkin total berlibur namun dengan kontak mininum. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments