01

Merawat Bayi Baru Lahir Di Era Pandemi

Bayi yang baru dilahirkan membutuhkan perlakuan khusus. Tenaga dan emosi ikut terkuras. Apalagi seperti pandemi saat ini. Membuat was-was dan khawatir bagi orang tua. Terlebih sudah ada kasus bayi yang meninggal karena tertular Covid-19 dari orang yang menengok. Perawatan dan perlindungan harus diberikan secara ekstra.

Terutama untuk pasangan yang baru menjadi orang tua. Selain belum ada pengalaman merawat bayi, situasi pandemi semakin menambah ketakutan saja. Jangan sampai tubuh mungil bayi tertular penyakit apapun, atau virus ganas bernama corona.

Baca juga: Waspadai Penyakit Menular Pada Ibu Hamil

Ditambah banyak rumah sakit meminta ibu melahirkan dan bayinya yang telah dinyatakan sehat langsung pulang. Tak perlu menginap. Artinya semua perawatan diteruskan di rumah oleh orang tua bayi sendiri. Maka dari itu semua jadi tergantung pada perlakuan orang tua bagaimana dan seperti apa. Dari urusan kesehatan, kebersihan, dan sebagainya.

Ada baiknya calon orang tua sudah belajar sebelum kelahiran buah hati. Serta mengantongi nomor-nomor penting yang bisa dikontak, contoh nomor dokter anak dan toko perlengkapan bayi. Jadi begitu terjadi kondisi di luar dugaan, cukup menelepon saja. Tanpa perlu membawa keluar bayi dengan risiko adanya penularan di perjalanan.

Lakukan sendiri

Usahakan untuk merawat kebutuhan bayi sendiri. Dari urusan mandi, mengganti popok, menggendong, menyusui, serta keseluruhan yang berhubungan dengan aktivitas bayi. Lantaran meminta bantuan orang lain, khususnya yang datang dari luar rumah, saat ini bukan tindakan bijak. Sebab tidak bisa dipastikan kondisi kesehatan dan kebersihan dirinya. Justru membuka peluang tertular bagi bayi dan seisi rumah.

Tetap imunisasi

Pastikan bayi baru lahir tetap mendapat imunisasi dasar. Kandungan vaksin akan menjadi penghalang bagi virus-virus berbahaya meracuni tubuh bayi.

Agar tetap aman, orang tua perlu memerhatikan jadwal pemberian, membuat janji, dan memilih opsi yang paling mudah untuk ditempuh.

Saat pandemi sekarang, banyak rumah sakit atau klinik yang menawarkan cara imunisasi yang cepat dan efisien.

Baca juga: Panduan Imunisasi Saat Pandemi

Suplai kebutuhan bayi

Selain itu, perhatikan stok kebutuhan bayi lengkap ada di rumah. Simpan dalam jumlah yang cukup atau lebih banyak. Begitu memerlukan, orang tua tinggal mengambil saja. Tidak terburu-buru bila mendadak barang yang dibutuhkan menipis. Contohnya popok, sabun mandi, termasuk pula perlengkapan pakaian bayi. Tetap perhatikan kebersihan barang-barang yang baru dibeli atau yang sudah disimpan lama.

Batasi kunjungan

Meski terdengar menyalahi kebiasaan, namun membatasi kunjungan orang lain jauh lebih baik di saat pandemi sekarang ini. Kalaupun kunjungan tetap berlangsung, upayakan ada jarak dan tidak ada sentuhan fisik dengan bayi. Juga dengan orang tua atau pihak yang mengasuh bayi di rumah. Ketimbang nantinya harus menerima risiko tertular, bayi sakit, lantas beban jadi berlipat ganda bagi orang tua.

Baca juga: Perawatan Dasar Pasca Melahirkan

Secukupnya mengajak keluar rumah

Bagaimanapun bayi baru lahir membutuhkan udara segar. Ajak saja keluar rumah. Misalnya untuk berjemur dan jalan-jalan sebentar. Terpenting, perhatikan waktu dan lokasi yang pas. Jauhi kerumunan, gunakan pelindung, arahkan stroller ke pendorong, dan pilih tempat yang sepi. Sekaligus hiburan bagi orang tua di tengah-tengah lelahnya merawat bayi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments