Obesity Design Composition

Bersama Keluarga Cegah Diabetes

Penyakit diabetes membuat prihatin ahli-ahli kesehatan, karena jumlah penderita penyakit ini tiap tahun terus bertambah. Itulah sebabnya, World Health Organization (WHO) menetapkan tanggal 14 November sebagai Hari Diabetes Sedunia. Diambil dari hari lahir Frederick Banting, penemu insulin.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti mengapa seseorang bisa terkena diabetes. “Karena itu, sekali terkena diabetes orang tersebut akan menderita diabetes seumur hidup,” ujar dr. AB Wardoyo, Sp.PD, spesialis penyakit dalam RS Premier Bintaro.

Banyak ahli kesehatan menyebutkan, diabetes adalah penyakit yang sifatnya diturunkan. Selain itu faktor lingkungan yang tidak menunjang kesehatan, misalnya makan berlebihan dan kurang gerak membuat risiko seseorang terkena diabetes semakin tinggi.

Baca juga: Penanganan Pola Makan Anak Obesitas

Tetapi bukan berarti seseorang yang memiliki riwayat keluarga diabetes pasti akan terkena diabetes. “Bisa saja karena hidup sehat, seseorang tidak terkena diabetes meski orang tua atau kakek neneknya diabetes. Sebaliknya, meski tidak memiliki riwayat keluarga diabetes, seseorang bisa terkena diabetes karena berat badan berlebih dan gaya hidup tidak sehat,” ujar dr. Wardoyo.

Bisa Dicegah

dr. AB Wardoyo, Sp.PD

Walaupun diabetes bersifat genetis, atau diturunkan, namun penyakit ini dapat dicegah. Sebab itulah peran keluarga dalam memotong berlanjutnya mata rantai diabetes sangat besar. Tak heran International Diabetic Federation mengusung tema “Family and Diabetic” untuk Hari Diabetes Dunia  tahun 2019 lalu.

Ketika salah seorang anggota keluarga terkena diabetes, maka perlu keterlibatan dari keluarga, baik itu dari pasangan maupun anak-anaknya. “Ketika pasien berkonsultasi dengan dokter atau edukator kesehatan mengenai diabetes, seluruh keluarga hendaknya turut hadir. Tujuannya agar mereka juga mengerti apa itu diabetes, akibatnya, dan tahu cara pencegahannya,” terang dr. Wardoyo.

Baca juga: Bahaya Mengintai Di Balik Perut Gendut

Dengan begitu, keluarga yang terlibat dapat melakukan aksi untuk mencegah diabetes. “Menggugah kesadaran keluarga agar peduli pada diabetes. Sehingga yang tidak terkena diabetes bisa melakukan usaha-usaha preventif,” jelas dr. Wardoyo. (YBI)

 

Foto ilustrasi: freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

Comments

comments