14

Protokol New Normal Untuk Mal

Bintaro Jaya Xchange mall dan Bintaro Plaza berencana mulai membuka mal Senin besok (15/6/2020). Memang, pada pertengahan Juni ini, beberapa mal baik di Jakarta maupun Bintaro telah mendapat restu untuk buka kembali.

Tentu saja dengan beberapa persyaratan yang harus dipatuhi oleh semua pemangku kepentingan. Pengelola, pengunjung, karyawan seluruh outlet, maupun siapa saja yang ada di dalamnya.

Protokol ini berkaca dari tata tertib yang telah diterbitkan pemerintah. Di samping juga menerapkan anjuran dari lembaga-lembaga kompeten, seperti di bidang kesehatan. Beberapa mal bahkan akan lebih ketat guna mencegah wilayahnya sebagai sumber penularan. Pasalnya, bila terjadi kenaikan kasus lagi, mal rawan ditutup kembali. Aktivitas ekonomi lagi-lagi tersendat, dan pemilik bisa berkali-kali gigit jari.

Baca juga: Membangun Kesepakatan Ketika Anak Mau Jalan-Jalan Sendiri

Karena itu, titik-titik penting di mal bakal mendapat pengawasan ekstra. Khususnya pintu masuk dan keluar. Juga area-area yang biasanya menimbulkan kerumunan dan tersentuh oleh orang banyak, seperti lift, kasir, atau eskalator. Prosedur yang akan mengubah wajah mal, akan tetapi jauh lebih baik lantaran sifatnya yang memproteksi.

Jumlah pengunjung dan waktu terbatas

Mungkin saja setelah ini untuk masuk mal Anda harus antre terlebih dulu. Sebab jumlah pengunjung maksimal hanya boleh 35 persen dari hari-hari sebelum corona datang. Bahkan kabarnya setiap pengunjung maksimal hanya boleh tiga jam saja. Waktu operasional akan ditutup lebih cepat. Seperti Bintaro Xchange yang akan tutup pukul 20.00, sebelumnya pukul 22.00. Dan sangat mungkin akan ada aturan-aturan teranyar yang belum dirilis sampai sekarang.

Wajib masker dan pengecekan suhu tubuh

Tentunya yang ingin berada di mal wajib memakai masker. Untuk karyawan, diwajibkan pula pemakaian face shield, sarung tangan, dan memiliki hand sanitizer. Sebelum sampai di lobi, akan dilakukan pengecekan suhu tubuh. Mereka yang ketahuan bersuhu di atas 37,5 derajat celsius dilarang masuk. Selain itu, saat ada exhibition atau booth, protokol tambahan akan dikenakan. Termasuk mengisi formulir sebagai syarat kesediaan memenuhi segala tanggung jawab.

Baca juga: Mengapa Mall Jadi Favorit Keluarga Saat Weekend?

Tetap berjarak

Tetap berjarak satu dengan lainnya. Ketika menikmati hidangan di restoran, memilih barang di etalase, berjalan di sepanjang koridor, saat di toilet, mushola, atau di sisi-sisi mal yang lain. Untuk mewujudkan ini, sebagian restoran dan salon sudah mulai beradaptasi dengan memasang tirai-tirai pembatas yang tembus pandang.

Aturan antre di kasir

 

Antre di kasir pun ikut diatur. Jarak yang berlaku antara kasir dan pembayar minimal 1,5 meter. Diikuti dengan antrian pembayar lain di belakangnya. Maksimal yang antre hanya boleh 5 orang saja. Selebihnya akan dipersilahkan menunggu di tempat duduk atau menjauh sembari menunggu giliran berikutnya.

Minimalisir uang tunai

Untuk pembayaran, opsi cashless sangat diutamakan. Sebab lembaran tunai mampu menjadi media efektif penularan kuman dan virus. Meski demikian, tetap hati-hati dengan perangkat yang Anda gunakan. Dari ponsel hingga kartu fisik yang juga akan tersentuh tangan orang lain. Atau jari telunjuk yang menyentuh tuts-tuts mesin EDC. Bersihkan kembali begitu transaksi usai.

Baca juga: Lokasi Berkumpulnya Bibit Penyakit Di Mal

Penyemprotan disinfektan sesering mungkin

Bagi pihak manajemen mal diwajibkan untuk membersihkan area otoritasnya sesering mungkin. Dengan menyemprotkan cairan disinfektan dan mensterilkannya. Pegangan eskalator dan tombol lift menjadi contoh yang perlu diutamakan. Selain benda-benda yang kemungkinan berpotensi menularkan virus corona tanpa disadari. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

Comments

comments