12

Membuat Konten IG Menarik Untuk Berjualan

Sudah lama instagram (IG) menjadi media untuk berjualan. Sayangnya, kadang konten yang diunggah tidak mendukung harapan. Seolah sekadar mengabarkan, tanpa memberikan tambahan pendapatan.

Apalagi kabarnya pengguna IG di Indonesia ada enam juta jiwa lebih. Jadi sebuah akun hanyalah butiran debu didalamnya. Pengguna kabarnya kian meningkat seiring dengan musim pandemi ini, di mana orang kemudian beralih pekerjaan secara massal. Sementara IG diincar karena sifatnya yang gratis, banyak fitur-fitur yang mendukung, serta sedang nge-hits di berbagai kalangan.

Baca juga: Strategi Bertahan Bagi UKM Di Tengah Pukulan Corona

Tantangan berat untuk pemula yang akan berjualan. Alih-alih produknya bisa langsung diingat atau diminati, terkadang untuk mencari pengikut (followers) saja sudah mati-matian rasanya. Penjual harus bekerja ekstra keras. Di samping cerdas menggunakan akunnya khusus untuk berjualan.

Bukan saja dengan memamerkan jenis barang dan berapa harganya, namun juga menunjukkan kelebihan-kelebihan tiap kali membuat konten. Demi menjadikannya otentik, berkesan, dan mampu merebut hati para calon pelanggan.

Foto adalah kunci

Instagram berbicara melalui foto. Meski foto tersebut hanya memuat kata-kata. Jadi foto merupakan kunci utama. Tampilkan semenarik mungkin. Mungkin Anda bisa menghadirkan konsep natural atau lainnya.  Biasanya disesuaikan dengan siapa yang menjadi sasaran calon pembeli.

Minimal dari foto pula, ada informasi dasar yang bisa didapat bagi yang melihat. Seperti jenis barang yang dijual, untuk siapa, dan berapa nominalnya. Agar tak terlalu penuh, tambahkan saja caption di bawahnya. Yakni keterangan tertulis. Namun terkemas ringkas dalam bahasa yang renyah.

Ada interaksi

Selain itu, tambahkan interaksi dengan pembeli. Interaksi akan mengajak pembeli merasa dekat dan menimbulkan rasa penasaran. Setelahnya potensi untuk mencoba akan lebih besar.

Baca juga: Fungsi Branding Saat Pandemi

Caranya dapat dilakukan dengan beberapa metode. Salah satunya dengan menanyakan produk mana yang lebih digemari untuk acara tertentu, misalnya. Seolah-olah mendudukkan konsumen dalam tahap pembuatan barang. Bisa pula dengan membuat hashtag menarik tiap kali memasang foto.

Jika punya modal lebih, ajak konsumen dalam permainan quiz. Tentunya dengan beberapa syarat. Contohnya mengunggah produk yang dibeli, menandai sejumlah teman, dan menuliskan hashtag unik yang telah ditentukan. Langkah ini akan membuat orang tertarik dan produk makin dikenali.

Tak banyak, tapi rutin

Kampanye penjualan wajib dilakukan sesering mungkin. Namun menghindari kesan terlalu penuh dan jenuh, dalam sehari, sekali atau dua kali posting sudah cukup. Cara yang juga untuk mengantisipasi kebosanan pengguna IG melihat konten Anda setiap kali membuka akunnya.

Lalu rutin dan kontinu. Guna menciptakan kesan bahwa akun berjualan memang dikelola dengan baik serta serius. Karena itu, barang atau jasa yang ditawarkan juga layak dipercaya. Followers akan datang dengan sendirinya, pembeli baru juga tak ragu membeli dengan segera.

Baca juga: Untung Rugi Berjualan Di Marketplace

Respon cepat dan bersahabat

Ketika mendapat komentar atau pertanyaan dari calon pembeli, upayakan untuk secepatnya merespon. Reaksi ini bakal menjadi rekam jejak positif bagi akun dan ke depannya semakin mudah menggaet konsumen tetap. Terlebih selalu hangat dan bersahabat dalam menghadapi setiap kritik. (LAF)

 

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments