27-1

Panduan Imunisasi Saat Pandemi

Banyak yang khawatir berkunjung ke fasilitas kesehatan saat ini. Tapi ada yang tidak bisa ditunda, salah satunya imunisasi bagi anak-anak. Ada panduan agar imunisasi bisa dilaksanakan dengan nyaman.

Terutama untuk jenis imunisasi yang sifatnya dasar dan perlu sesuai jadwal umur anak. Diantaranya ada polio, BCG, DPT, HiB, PVC, hepatitis B, MR, Varisela, dan sebagainya. Bila terlewat, anak jadi mudah tertular penyakit ini dan mengalami komplikasi serius. Apalagi saat pandemi ini, virus bisa menyerang siapa saja. Minimal dengan berbekal vaksin dari tenaga kesehatan, tubuh anak lebih siap menghadapi serangan.

Baca juga: Waspadai Penyakit Menular Pada Ibu Hamil

Terpenting pula, baik orang tua dan anak saat pergi ke pelayanan kesehatan harus dalam kondisi sehat. Jika ada yang sakit, tunda hingga sehat kembali. Jadwal penyuntikan vaksin bisa ditunda, paling lama sebulan lamanya. Namun kondisi anak berbeda-beda. Hubungi dokter atau tenaga medis yang mengetahui riwayat anak untuk memastikan.

Daftar terlebih dulu

Ada baiknya Anda daftar terlebih dulu. Tidak datang secara tiba-tiba. Banyak rumah sakit, klinik, atau puskesmas saat ini membatasi jumlah pasien per harinya. Sehingga dengan mendaftar Anda akan mendapat kepastian. Tentang bisa tidaknya vaksin, jadwal dokter yang bakal menangani, nomor urut berapa, serta ketersediaan vaksin.

Plus Anda sudah mengetahui jam berapa harus datang. Tidak menunggu terlalu lama di lokasi.

Atau malah kecewa lantaran tidak mendapat pelayanan dengan berbagai sebab. Jika tidak mendapat jadwal, orang tua dan anak bisa tetap di rumah saja. Sementara saat sudah terjadwal, lebih baik datang beberapa menit sebelum waktu pemeriksaan. Guna mengurangi risiko penularan.

Gunakan cara yang paling mudah

Coba pilih cara yang paling mudah dan paling memungkinkan untuk dilakukan. Sekarang banyak tenaga medis, seperti bidan, mengadakan kunjungan home visit khusus untuk vaksin. Hanya membutuhkan waktu sekian menit, serta tak ada sesi konsultasi panjang yang membutuhkan waktu lama. Anak pun bisa tetap terlindung di rumah.

Baca juga: Konsultasi Ke Rumah Sakit Tanpa Dinding Cegah Penyebaran Covid 19

Banyak pula rumah sakit yang telah membuat pelayanan drive thru. Artinya tanpa turun dari kendaraan, tenaga medis yang berwenang segera menginjeksikan vaksin pada anak. Sesuai dengan prosedur resmi dan setelahnya orang tua bisa membawa anak pulang kembali.

Tanyakan semua opsi yang mungkin saat ini tengah digencarkan. Pilah dan ambil yang paling potensial dijalankan. Tanpa mengabaikan kesehatan anak dan seluruh anggota keluarga.

Tetap mematuhi protokol

Patuhi protokol dasar yang tidak bisa diabaikan. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk, menjaga jarak dengan orang lain, tidak bergerombol, dan sebagainya. Jika anak tidak memakai masker, karena masih terlalu kecil, beri perlindungan yang tetap optimal. Plus perhatikan aturan tertentu. Misalnya pintu masuk khusus bagi anak-anak yang sehat. Sehingga terpisah dengan yang sedang sakit.

Baca juga: Pro Kontra Anak Menggunakan Masker

Ikuti saran dokter

Ikuti saran dokter dan tenaga medis selama proses imunisasi berlangsung. Adakalanya diminta menunggu kurang lebih selama 30 menit untuk melihat reaksi fisik bayi terhadap vaksin, ada juga dokter yang menyarankan langsung pulang. (LAF)

 

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments