23

Tips Membeli dan Menyimpan Ketupat Matang Agar Tahan Lama

Lauk Lebaran bisa bermacam-macam sesuai selera. Namun ketupat harus tersedia. Lebaran kurang afdol bila tak terhidang ketupat. Sayangnya, memasak ketupat perlu kesabaran dan keterampilan. Karena memasaknya bisa membutuhkan waktu hingga empat jam.

Untungnya, banyak orang yang menjual ketupat matang. Memang lebih praktis, Anda tinggal membuat lauk pauknya. Tetapi tentu kalau membeli tak selalu sesuai selera, baik dari kelembutannya maupun kepulenan berasnya.

Baca juga: Tetap Langsing Usai Lebaran

Selain itu, Anda tidak tahu kapan ketupat tersebut dimasak. Memang sebaiknya ketupat dimasak sehari sebelum Lebaran, siang atau sore. Sehingga ketika akan dikonsumsi saat Lebaran ketupat masih segar. Karena itu Anda perlu pintar-pintar memilih ketupat, kemudian menyimpannya dengan benar.

Pilih yang sedang kepadatannya

Memang sih, tergantung selera Anda. Mungkin Anda lebih senang yang padat atau malah sebaliknya ketupat yang lunak. Namun untuk memenuhi selera banyak orang, sebaiknya belilah ketupat dengan kepadatan sedang, tidak terlalu keras atau lunak.

Tekan ujungnya

Dengan menekan ujung-ujung ketupat Anda bisa merasakan apakah ketupat tersebut buyar atau tidak padat. Hal tersebut biasa terjadi bila ketupat tidak sepenuhnya terendam air ketika direbus.

Baca juga: Rahasia Tampil Istimewa di Hari Raya

Cium aromanya

Tindakan ini untuk mengetahui apakah ketupat masih segar alias baru dibuat, atau sudah dibuat beberapa hari sebelumnya. Ketupat yang sudah lama dibuat biasanya akan tercium aroma sedikit asam.

Lihat kualitas berasnya

Cari ketupat yang menggunakan beras kualitas baik atau pulen. Dapat dikenali dari warna isinya yang putih bersih. Butiran berasnya juga hampir tak terlihat.

Bila perlu, beli dulu satu buah, lalu minta kepada penjual untuk membelahnya, agar Anda bisa melihat isinya dan yakin dengan kualitas beras. Kalau sudah sesuai, baru Anda membeli dalam jumlah banyak. Sayang, kan, kalau sudah memborong ternyata ketupat kurang memuaskan.

Saat di rumah

Begitu sampai rumah, panaskan ketupat dengan cara mengukus bukan merebus. Kukus untuk waktu yang cukup lama agar ketupat bisa tahan lama dan tidak mudah rusak.

Baca juga: Perayaan dan Makanan Unik di Berbagai Negara Saat Idul Fitri

Setelah dikukus, tiriskan ketupat dengan cara menggantungnya agar air hilang dengan sempurna. Air yang masih bertahan dalam ketupat dapat menyebabkan jamur. Sehingga ketupat cepat berlendir. (YBI)

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments