17

Memetik Untung Dengan Tidak Mudik

Ada yang bakal berbeda di Lebaran tahun ini. Yakni tiadanya mudik sebagai solusi pemutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun, jangan ditanggapi dengan pesimis. Ada keuntungan yang bisa dipetik dengan tidak mudik.

Ya, lebaran biasanya selalu diwarnai dengan acara kumpul dengan seluruh keluarga besar, makan-makan, silaturahmi, dan bercengkerama hangat satu sama lain. Semua itu terwujud karena mudik ke kampung halaman. Sementara tahun ini, akibat adanya pandemi, lebaran harus tetap di rumah saja. Persis seperti hari-hari karantina beberapa pekan ini. Jadi tampak berbeda dan sangat mungkin mengundang kita untuk berpandangan negatif.

Baca juga: Liburan Sempurna Di Rumah

Sebagian tetap berupaya dengan menghadirkan suasana lebaran tetap semarak. Misalnya dengan menghias rumah, menyajikan kue-kue kering, dan memasak menu-menu khusus di hari raya. Dengan tetap di rumah saja, interaksi halalbihalal juga tetap bisa dilakukan. Terlebih dukungan dari aplikasi percakapan dan gawai sangat mudah dilakukan.

Sedih karena tak mudik boleh saja. Tapi tak usah berlarut-larut. Ambil hikmahnya, bersyukur, dan tetap positive thinking. Toh juga dengan menahan diri tidak mudik, manfaatnya akan kembali ke diri sendiri pula.

Hemat 

Tentu saja, tak mudik membuat pengeluaran jauh lebih hemat. Tabungan yang tadinya dialokasikan untuk menuju kampung halaman batal digunakan. Baik untuk tiket, bahan bakar mobil, biaya makan di perjalanan, sewa mobil, dan sebagainya.

Dengan begitu, dana khusus lebaran bisa disimpan atau dialokasikan ke yang lain. Contohnya untuk membantu orang-orang yang terdampak wabah Corona, mengirim oleh-oleh ke keluarga, mengirim uang angpao bagi sanak saudara, dan opsi-opsi lainnya. Yang mana meski jarak terhampar namun tak mengurangi kehangatan selama Lebaran di rumah saja.

Tetap sehat dan produktif

Disamping itu, Anda juga akan tetap sehat dan produktif. Tidak keluar rumah berarti memproteksi diri sendiri dari bahaya tertular virus. Alhasil kapanpun pandemi dinyatakan mulai berkurang dan aturan jarak fisik mulai dilonggarkan, Anda siap kapan saja untuk berkarya kembali.

Baca juga: Cek Kesehatan Yang Perlu Dilakukan Usai Lebaran

Begitu pula dengan anggota yang serumah. Anak-anak yang juga tetap baik fisiknya siap masuk sekolah lagi. Kalau sekolah belum aktif, belajar di rumah mampu dikerjakan dengan optimal.

Tidak membahayakan orang tersayang

Tak mudik juga berarti menyelamatkan nyawa orang-orang tersayang Anda. Orang tua, saudara, teman-teman, maupun orang-orang yang akan ditemui di kota asal nantinya. Ketika Anda memaksa diri mudik, ada berbagai risiko yang ikut mengintai. Salah satunya adalah ketidaksadaran telah tertular, lantas menjadi carrier bagi orang lain.

Baca juga: Pengalihan Dana Liburan Yang Tertunda

Bak bola salju yang menggelinding. Dari satu orang menyebar ke banyak orang tanpa kontrol. Makin membuat penyebaran tak terkendali.

Merasakan lebaran yang beda

Satu lagi, keuntungan yang bisa dipetik dengan tidak mudik. Tepatnya merasakan Lebaran yang berbeda. Walau berbanding terbalik dengan tahun-tahun di belakang. Namun perbedaan ini bisa menjadi bahan pengalaman yang kaya dan berharga. Serta ikut mendukung upaya penghentian penularan virus mematikan bernama Corona ini. Kapan lagi bisa disebut hero hanya dengan di rumah saja? (LAF)

 

 

Foto ilustrasi: Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments