15

Tips Belajar Bagi Mahasiswa Saat Pandemi Corona

Masa karantina hampir dialami oleh semua, termasuk mahasiswa. Sama halnya dengan siswa sekolah, di mana proses belajar tidak boleh berhenti. Mesti tetap berjalan sekalipun tak bertatap muka serta berbeda kota antara rumah dan tempat kuliah.

Apalagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir, alias skripsi. Prosesnya juga tak boleh tersendat, supaya tenggat kelulusan bisa segera dikejar. Sementara mahasiswa yang masih menempuh tahun-tahun pertama juga harus tetap berjuang. Ada banyak fasilitas, waktu, dan materi yang bisa dimanfaatkan dari mana saja.

Baca juga: Persiapan Berangkat Kuliah Keluar Negeri

Sebab, sekali terlena dengan berleha-leha saja, sangat rawan menumpulkan minat pada materi. Atau tidak patuh pada tugas yang diberikan secara online, bakal membuat diri sendiri terseok-seok mengejarnya. Alhasil, karantina yang seharusnya tetap kental dengan suasana belajar layaknya di bangku kampus, pada akhirnya tak berarti apa-apa.

Jadi, coba tunjukkan diri sendiri sebagai pribadi yang kompeten. Dimulai dari menyelesaikan semua sistem pembelajaran dan tugas dengan sebaik-baiknya. Terlebih seusai jenjang kuliah akan ada tanggung jawab yang lebih besar lagi.

Patuhi jadwal

Patuhi jadwal kuliah yang telah dibuat oleh pihak kampus atau dosen pengampu materi. Upayakan selalu aktif mengikuti tatap muka dilayar gawai, serta tidak sekalipun terlewat memenuhi batas tanggal pengumpulan tugas. Ini bukan saja untuk absensi, melainkan juga menciptakan peluang baik bagi diri sendiri.

Dari waktu yang tersisa selain untuk kuliah, bisa dimanfaatkan untuk agenda yang lain. Misalnya memperdalam materi, mulai mengerjakan sesuatu yang bisa menghasilkan uang, dan lainnya.

Baca juga: Pekerjaan Paruh Waktu Yang Pas Untuk Mahasiswa

Disiplin pada diri sendiri

Karena itu, disiplin pada diri sendiri juga teramat penting. Susun rencana keseharian, dan jalankan sesuai yang ditulis. Dari yang berhubungan dengan tugas rumah hingga yang terkorelasi dengan acara kuliah. Langkah ini akan memudahkan mahasiswa mengatur cara belajarnya sendiri dan mengurangi agenda-agenda yang sekiranya tak perlu. Atau justru efektif mengganggu jalannya proses perkualiahan jarak jauh.

Cari referensi lebih banyak

Selain itu, cari referensi lebih banyak dari materi yang sudah diberikan. Hal ini sebenarnya tak berbeda dengan waktu kuliah seperti biasa. Umumnya dosen hanya memberikan poin-poin penting, lantas mempersilahkan mahasiswa untuk mengembangkannya sendiri. Karena mungkin tak bisa ke perpustakaan, mahasiswa bisa memanfaatkan jurnal online, artikel ilmiah, hasil riset, atau bahan bacaan yang banyak sekali bertebaran secara gratis.

Jaga komunikasi dengan dosen dan teman

Imbangi dengan menjaga komunikasi hangat dengan dosen. Sesekali layangkan pesan pribadi ke dosen telah mengerjakan semua tugas, meminta saran, atau bertanya akan suatu materi. Pada teman, tanyakan saja kabar dan keluarganya. Tentunya juga saling bertukar informasi mengenai kuliah jarak jauh yang sedang berlangsung sekarang.

Baca juga: Untungnya Aktif Dalam Senat Mahasiswa

Istirahat boleh, tapi jangan terlena

Dan, yang tak kalah pentingnya jangan terlena, sisipkan waktu istirahat. Minimal dalam sehari ada jam-jam untuk rileks bagi diri sendiri. Waktu ini dapat diisi dengan tidur sejenak, olahraga ringan, serta menikmati hiburan. Guna menjaga kesehatan fisik dan mental. Kembali menghadap materi kuliah pun lebih siap sepenuhnya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

Comments

comments