07-1

Pro Kontra Anak Menggunakan Masker

Pemakaian masker saat di luar rumah sangat dianjurkan. Bahkan beberapa daerah telah mewajibkan. Namun berbeda bagi kalangan anak-anak. Masker ternyata tak selamanya bersahabat bagi mereka.

Pro kontra mengenai penggunaan masker untuk anak telah disebutkan beberapa kalangan. Misalnya Center for Disease Control and Prevention (CDC) dari Amerika Serikat menghimbau, anak-anak tetap wajib memakainya. Khususnya bila sedang berada di luar rumah. Lantaran anak juga mudah tertular dan menularkan penyakit tak ubahnya seperti orang dewasa.

Baca juga: Tips Tak Tertular Virus Corona Di Kendaraan Umum

Tetapi pendapat yang berbeda juga didengungkan oleh lembaga ilmiah lain. Yakni Departemen Pediatrik University of Miami Health System. Menurut mereka, masker justru membuat anak-anak kesulitan bernapas. Perlindungan lebih dianjurkan pada perwujudan social distancing secara optimal.

Perdebatan sejenis ini banyak terjadi. Meski demikian, orang tua tetap perlu bijak dan berkaca kembali. Salah satunya faktor usia. Sebab pada dasarnya masker bukan dilarang sama sekali, melainkan disesuaikan dengan kondisi anak-anak.

Untuk anak di bawah dua tahun

Banyak para ahli yang menilai, masker untuk anak dibawah dua tahun tidak diperlukan. Mengapa demikian? Sebagian pelarangan didasarkan pada alasan bahwa masker dapat membuat anak-anak tersedak, tercekik, dan mati lemas. Terutama untuk anak-anak yang memiliki sistem pernapasan yang belum sempurna. Contohnya bayi baru lahir.

Selain itu juga didasarkan oleh pandangan mengenai kekhawatiran pemakaian masker yang belum efektif. Anak-anak belum reaktif spontan membenarkan masker bila ada di posisi yang salah. Karenanya rentan menutupi organ penting lain seperti mata, atau justru masker tidak optimal sebab hidung dan mulut tetap terbuka tanpa perlindungan sepenuhnya. Sementara orang tua juga tak bisa terus menerus mengawasi masker tetap terpasang benar di wajah anaknya.

Baca juga: Supaya Rumah Merdeka Dari Virus Corona

Untuk anak di atas dua tahun 

Sedangkan untuk anak di atas dua tahun, perbedaan pendapat juga tetap terjadi. Anak dengan usia dua tahun lebih dinilai sangat perlu memakai masker. Sehubungan dengan sistem pernapasan yang lebih baik dan anak sudah mulai bisa diajak koordinasi mengenai pemakaian masker. Adapun jenis masker yang disarankan adalah yang terbuat dari kain. Dan, pastikan anak tetap dapat bernapas dengan nyaman.

Di sisi lain, pendapat mengenai tidak perlunya anak di atas dua tahun memakai masker, dilandaskan oleh keraguan akan usaha anak mengontrol maskernya sendiri. Kekhawatiran yang sama seperti pada anak di bawah usia dua tahun. Plus, prediksi mengenai bahaya yang akan mengganggu jalan napas mereka.

Baca juga: Cara Efektik Ajarkan Anak Rutin Cuci Tangan

Proteksi diluar rumah

Jadi bagaimana bila harus terpaksa membawa anak-anak keluar rumah tanpa masker?

Saran paling utama adalah benar-benar membatasi jarak dengan orang lain.

Jika anak digendong, arahkan wajahnya menghadap pada yang menggendong. Jika menggunakan kereta dorong, arahkan pula pada yang mendorong. Tutup tubuh anak dengan selimut, dan jika memungkinkan lindungi kereta dengan plastik, seperti plastik pelindung dari hujan.

Hati-hati bila mengeluarkan alat makan minum, walau hanya beberapa detik saja. Perhatikan keadaan sekitar. Sesampainya di rumah segera cuci tangannya, ganti baju, dan mandikan. Lebih baik lagi, tidak membawa anak keluar rumah. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

 

Comments

comments