26-4

Aksi Perguruan GIS 2 Serpong menghadapi wabah COVID 19

Sudah hampir empat bulan masyarakat dunia dihebohkan oleh fenomena yang ditetapkan oleh WHO sebagai Pandemi COVID 19. Dimulai dengan informasi yang menyebar di media sosial tentang wabah penyakit flu di kota Wuhan, Cina pada Desember 2019. Saat ini ratusan ribu orang terjangkit penyakit flu yang disebabkan virus yang mematikan ini dan tersebar di seluruh dunia. Di Indonesia pada awal bulan Maret 2020 terdapat pasien positif COVID 19 sebanyak dua orang dan terus berkembang menjadi 600-an orang hingga jumlah pasien meninggal mencapai puluhan orang.

Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Saat Online Learning Karena Sekolah Ditutup

Berbagai langkah untuk mencegah penyebaran wabah COVID 19 dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia termasuk Kemendikbud dan Dinas pendidikan. Selain Protokol COVID 19 di area pendidikan juga diberlakukan bagi peserta didik untuk belajar di rumah secara daring /belajar jarak jauh (home learning). Adapun untuk pendidik dan tenaga kependidikan diberlakukan bekerja dari rumah (work from home). Kedua kebijakan tersebut sebagai bentuk social distancing bertujuan untuk memutus rantai penyebaran COVID 19 selama 14 hari masa inkubasi virus.

Respon GIS

Perguruan GIS 2 Serpong dalam merespon kebijakan dinas pendidikan melakukan berbagai persiapan. Dimulai dengan koordinasi di level Perguruan bersama kepala sekolah unit PGK, SD, SMP dan SMA serta BKOMG dan mengeluarkan Surat Edaran Direktur Perguruan GIS 2 Serpong kepada seluruh stake holder.

Baca juga: Tips Aman Berinternet Saat Bekerja dari Rumah

Pada prinsipnya ada tiga agenda penting dalam mencegah penyebaran wabah COVID 19 di lingkungan Perguruan GIS 2 Serpong yaitu home learning, work from home dan sterilisasi area perguruan GIS 2 Serpong dengan penyemprotan desinfektan serta fogging.

Setiap peserta didik dalam menjalankan home learning tidak boleh keluar rumah dan harus menyelesaikan penugasan belajar baik secara offline maupun online dengan pendampingan orang tua. Mereka wajib menyelesaikan tugas baik dalam kurun waktu tertentu, sehari atau beberapa hari dengan berbagai aktivitas sesuai level dan jenjang pendidikannya.

Media pembelajaran yang digunakan adalah smartphone atau laptop dan PC. Mereka dapat mengirim hasil belajar atau proses belajar kepada gurunya melalui email, media sosial, seperti whatsapp atau YouTube dan platform belajar lainnya seperti aplikasi Edmodo atau Fitur Google Classroom. Pembelajaran menjadi lebih menarik dengan situasi dan media belajar yang berbeda dari biasanya.

Tenaga Pendidik

Tenaga pendidik dan kependidikan menjalankan tugas mereka dari rumah atau Work From Home. Adapun pekerjaan yang harus dilakukan di sekolah dilakukan secara bergantian dalam shift atau piket harian.

Untuk pembagian Rapor Tengah Semester Genap TP. 2019/2020 dilakukan via online melalui email dan komunikasi seluler dengan orang tua jika diperlukan. Rapat koordinasi mingguan perguruan dan unit dilakukan dengan teleconference menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting. Sedangkan proses Sterilisasi dan desinfektanisasi area sekolah dilakukan setiap minggu pada hari Jumat dengan membersihkan semua barang dan perlengkapan sekolah seperti ruang kelas, ruang guru, laboratorium, kantin, masjid, dan fasilitas lainnya yang berisiko terpapar virus.

Diharapkan dengan kebijakan tiga agenda kegiatan tersebut Keluaga Besar GIS 2 Serpong ikut berperan mencegah risiko penularan dan penyebaran wabah COVID 19 di area sekolah khususnya dan wilayah Tangerang Selatan pada umumnya.

Semoga wabah penyakit ini dapat segera tertangani secara medis dengan ditemukan vaksin pengobatannya. Saatnya warga dunia bersatu melawan COVID 19 dengan edukasi, hidup bersih, mencuci tangan, social distancing dan self isolated di rumah. (Ayi Rusmadi, S.Pd)

 

Foto-foto: Dok. GIS2 Serpong

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments