21

Bagaimana Rumah Sakit di Bintaro Menghadapi Wabah Virus Corona

Setelah dinyatakan pandemi oleh WHO, daftar orang yang terjangkit Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Sebaran daerah di Indonesia yang memiliki pasien dengan positif Corona semakin luas. Seperti halnya warga lain, warga Bintaro dan sekitarnya tentu saja perlu mewaspadai penyebaran virus Corona tersebut.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Pemerintah RI, hingga 20 Maret 2020, di seluruh wilayah Indonesia tercatat sudah 369 orang terjangkit Covid-19 dengan 32 orang meninggal dunia dan 17 orang dinyatakan sembuh. Khusus di Provinsi Banten, terkonfirmasi sudah 37 orang terjangkit, dengan 1 orang meninggal dunia dan 1 orang dinyatakan sembuh.

Semakin meningkatnya jumlah orang yang terjangkit virus berbahaya tersebut, wajar jika mendatangkan kegelisahan warga, termasuk di wilayah Bintaro dan sekitarnya. Bahkan di beberapa grup percakapan warga beredar kabar seputar penularan virus Corona di Bintaro dan sekitarnya, yang tentu saja belum dipastikan kebenarannya. Lalu beredar pula kabar bahwa beberapa rumah sakit di Bintaro ditunjuk oleh Dinas Kesehatan setempat sebagai rumah sakit rujukan, selain rumah sakit umum daerah dan rumah sakit yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Bayi dan Anak Jarang Terkena Virus Corona

Beberapa rumah sakit di sekitar Bintaro Jaya telah menyiapkan beberapa langkah pencegahan penularan wabah Corona ini. Berikut ini keterangan yang diberikan beberapa rumah sakit yang dikonfirmasi oleh Etalase Bintaro.

Rumah Sakit Premier Bintaro

Foto: dok. RS Premier Bintaro

Rumah sakit pertama di Bintaro Jaya ini sempat mendapat isu lockdown. Namun kabar tersebut dibantah dengan tegas oleh pihak rumah sakit.

Menurut Pringgodani, Marketing Manager RS Premier Bintaro, memang pihak rumah sakit telah membuat beberapa aturan baru untuk pengunjung dan mengambil beberapa kebijakan di antaranya mengatur sebagian karyawan untuk bekerja dari rumah (work from home). “Tetapi pelayanan tetap jalan,” ujar Pringgodani.

Inilah beberapa aturan baru di RSPB yang perlu Anda cermati:

  • Fasilitas UGD ditutup sementara untuk proses disinfektan hingga tanggal 24 Maret 2020.
  • Jam besuk untuk rawat inap ditiadakan.
  • Pasien hanya boleh ditunggu atau diantar oleh 1 orang.
  • Dilakukan screening ketat untuk pasien yang bisa masuk ke dalam rumah sakit, seperti pengecekan suhu dan diberi tanda.
  • Pintu masuk dari lobby utama dialihkan ke lobby timur dan gedung Annex 2.
  • Poli untuk kasus-kasus ISPA dipisah dan kuota hariannya dibatasi.
  • Pendaftaran melalui telpon dan pesan singkat ditiadakan.

Beredar kabar Pemerintah daerah Tangerang Selatan berharap RS Premier Bintaro (RSPB) dapat menjadi rumah sakit rujukan Covid-19. Namun menurut Pringgodani, sampai berita ini diturunkan, RSPB belum menerima pasien rujukan Covid-19. “Kami tidak memiliki fasilitas penanganan Covid-19. Kami melakukan semua proses screening terhadap semua pengunjung. Kalau kami anggap suspect akan kami rujuk ke rumah sakit pemerintah yang sudah ditentukan,” jelas Pringgodani.

Baca juga: Hand Sanitizer Bisa Kedaluwarsa?

Rumah Sakit Mitra Keluarga Bintaro

Foto: dok. Mitra Keluarga

Sejak ditemukannya pasien Covid-19 di Indonesia, rumah sakit yang baru berdiri ini rajin memberikan penyuluhan seputar upaya mencegah penularan virus Corona lewat media sosialnya. Menurut Febrina Perdani, marketing RS Mitra Keluarga Bintaro, kepada setiap pengunjung rumah sakit itu akan dilakukan screening di pintu masuk. “Jika ada gejala batuk pilek, kami alihkan ke poli terpisah dan akan ditandai. Dan bila ada pasien suspect akan dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pemerintah,” ujar Febrina yang akrab dipanggil Shinta.

Beberapa tindakan pencegahan yang dilakukan oleh RS Mitra Keluarga Bintaro adalah:

  • Akses keluar masuk hanya dari satu pintu, yaitu melalui pintu lobby utama lantai 1.
  • Pengantar atau penunggu pasien hanya boleh 1 orang.
  • Jam kunjungan pasien ditiadakan.
  • Anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan masuk.

RS Pondok Indah Bintaro

Foto: dok. Bintaro Jaya

Beredar kabar di beberapa grup percakapan warga Bintaro bahwa rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19, seperti yang diinstruksikan oleh Pemerintah Daerah Tangerang Selatan. Namun belum ada pernyataan resmi dari pihak rumah sakit.

Saat dikonfirmasi, Septy, Public Relation RS Pondok Indah mengatakan, belum ada informasi dari pihak manajemen mengenai benar tidaknya RS Pondok Indah Bintaro menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19. (YBI)

 

Foto: dok. RS Premier Bintaro

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments