13

Tanda Pembeda Kosmetik Asli dan Palsu

Makeup, skin care, atau produk kecantikan sangat membantu memenuhi estetika sehari-hari. Karenanya jangan sampai mendapat barang yang abal-abal, alias palsu. Tapi bagaimana membedakannya dengan yang asli?

Sekilas memang produk kecantikan antara yang asli dan palsu hampir sama. Mulai dari kemasan (bungkusan) hingga isinya. Biasanya baru terasa bedanya setelah dikonsumsi. Produk yang asli lebih aman bagi kulit dan tubuh. Sementara yang palsu kerap meninggalkan jejak yang sangat merugikan.

Bukannya kulit terlihat sehat terawat, melainkan jadi gatal dan infeksi yang parah. Bahkan akhir-akhir ini kabar mengenai peredaran produk kecantikan yang palsu semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: Perawatan Kulit Remaja Tak Harus Ribet 

Mereka yang sudah terlanjur memakai dan kena imbasnya butuh waktu lama untuk sembuh seperti sediakala. Banyak pula yang tidak sembuh dan harus menanggung risiko selamanya. Sebab kandungan berbahaya dalam kosmetik yang mengendap dan tinggal dalam lapisan kulit.

Maka jangan mudah tergiur dengan promosi. Sekalipun dikenalkan oleh influencer terkenal. Pilih yang memang sudah dikenal aman dan tetap sesuai kebutuhan masing-masing.

Beli ditempat resmi

Online atau offline, sebaiknya selalu pastikan penjual merupakan agen yang resmi. Tandanya mereka akan menjual produk-produk kosmetik lengkap dengan nomor seri, jelas kedaluarwasanya, informasi manufaktur, izin BPOM, dan sebagainya. Bila perlu cek selalu nomor yang tertera di laman situs resmi sebelum Anda melakukan transaksi.

Harga mencolok

Harga produk yang asli dengan yang palsu cukup mencolok. Rata-rata yang palsu ditawarkan dengan harga yang cukup miring. Atau lebih rendah dari yang asli. Tentu ini jebakan yang menggiurkan. Namun sayangnya meninggalkan dampak yang jauh dari harapan. Jadi, sekali lagi, cermati dalam-dalam mengapa sampai ada harga yang cukup berbeda bila Anda mendapat tawaran suatu saat nanti.

Baca juga: Usia Berapa Anak Boleh Menggunakan Kosmetik?

Warna dan bau

Kemudian dari warna dan bau juga dapat menjadi pembeda. Produk yang asli memilliki warna yang terlihat sama di semua permukaannya. Baunya tercium biasa, walau mungkin mengandung parfum.

Untuk warna dan bau akan terus konsisten sama dari pertama kali dibuka hingga habis tak bersisa.

Sementara produk yang palsu tidak memiliki konsistensi. Warnanya bisa berubah-ubah, apalagi di tengah-tengah pemakaian. Sedang baunya akan tercium menyengat. Terlalu wangi atau bukan aroma yang menyegarkan. Hati-hati untuk memakainya bila Anda sudah terlanjur membeli.

Kemasan produk

Produk palsu sebisa mungkin akan meniru keseluruhan yang terdapat pada kemasan produk yang asli. Mulai dari tulisan, warna bungkus, dan sebagainya. Namun tetap ada bedanya dan terlihat ketidaksempurnaan. Misalnya susunan huruf yang salah atau warna yang tidak mirip, walau tetap senada. Juga sering terjadi botol atau kotak kemasan tidak berkualitas baik.

Baca juga: Macam-Macam Hasil Akhir Makeup

Oleskan ke kulit

Anda bisa menjajal langsung dengan mengoleskan di kulit. Sayangnya ini bisa dilakukan bila Anda membeli di toko langsung. Produk yang asli akan langsung terserap dan kulit terasa nyaman. Tentu berbeda dengan produk palsu. Teksturnya sedari awal sudah berbeda dan hanya menempel di kulit tanpa adanya proses penyerapan. Dan kalau terjadi penyerapan, beberapa saat kemudian kulit bakal memberikan reaksi penolakan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments