12

Pentingnya Bergabung Dengan Komunitas Parenting

Menjamurnya komunitas parenting saat ini bukan tanpa sebab. Ada sejuta manfaat dibaliknya. Sangat menguntungkan, terutama untuk mereka yang telah berperan sebagai orang tua.

Bentuknya pun bermacam-macam. Ada yang cukup menikmati di laman media sosial. Ada yang aktif mengikuti setiap pertemuan (semacam diskusi, seminar, maupun focus group discussion). Juga ada yang tergabung seperti tak ubahnya jalinan pertemanan. Semuanya memberikan fasilitas berupa transfer ilmu pola asuh.

Berbagai pilihan ini makin menawarkan kemudahan bagi kondisi orang tua yang beragam. Misalnya menjadi ibu rumah tangga yang tidak memiliki asisten rumah tangga, tetap bisa mengikuti perkembangan dunia anak tanpa harus meninggalkan rumah. Sementara ibu bekerja juga tak kalah lihainya mengasuh anak-anak mereka.

Baca juga: Kompak Dengan Pengasuh Anak

Semuanya dipertemukan dalam ajang yang bernama parenting. Seringkali dari obrolan pola asuh, berlanjut ke topik-topik yang lain. Tak ubahnya seperti anggota keluarga yang saling bahu membahu mengatasi masalah bersama.

Support system

Para orang tua yang tergabung dalam komunitas parenting lebih sering merasa tak sendiri. Biasanya hal ini berawal dari pemberian materi, berlanjut ke sesi tanya jawab, lalu saling berbagi. Satu sama lain saling belajar dan mengantisipasi.

Tatap muka yang tadinya ditujukan untuk pembagian materi pola asuh merembet pada kesadaran akan perasaan yang senasib. Bahu membahu saling menguatkan, meski kadang hanya berupa ucapan dukungan.

Menjaga kewarasan

Komunitas parenting juga berfungsi sebagai penjaga kewarasan. Lantaran ini terjadi akibat curahan hati yang dikeluarkan dalam forum.

Bersamaan dengan diiringi perasaan nyaman terhadap anggota yang lain. Segala uneg-uneg dan permasalahan dikeluarkan.

Energi negatif pun terusir dari pikiran. Meminimalisir stres dan menangkal penyakit mental yang kadang tak disadari menghinggap para orang tua. Terlebih bagi para orang tua baru yang terkekang oleh keluarganya sendiri dalam mengasuh anak, komunitas parenting biasanya menjadi kontrol emosi yang banyak dicari.

Baca juga: Apakah Anda Memiliki Tanda-Tanda Hyper-Parenting?

Mendapat informasi yang benar

Selain itu, keuntungan lain adalah mendapat informasi yang benar. Banyak keterangan pola asuh bertebaran. Dari lisan hingga tulisan yang mudah sekali ditemukan. Sayangnya kadang belum tentu tepat dengan kondisi masing-masing.

Dengan bertemu dalam komunitas parenting, para orang tua bisa menyesuaikan. Apalagi obrolan di komunitas ini sering pula merambah topik lain yang tak kalah penting. Misalnya cara pemberian air susu ibu dan makanan pendamping yang tepat.

Nilai tambah

Banyak sekali nilai tambah yang akan diperoleh. Update terus menerus mengenai parenting, ajang silaturahmi, pertemanan yang kental, hangout serta me time bersama-sama, dan masih banyak lagi. Terutama bagi para anggota yang intens mengadakan pertemuan. Nilai tambah akan sangat terasa.

Baca juga: “Me Time” Asyik Untuk Ibu Rumah Tangga

Pelarian yang sehat

Bergabung dalam komunitas parenting ditengarai sebagai pelarian yang sehat. Boleh jadi, awalnya diniatkan untuk mendapatkan siraman informasi mengenai pola asuh. Tapi seiring waktu, banyak orang tua yang menjadi ketagihan. Lalu parenting menjadi obat jalan dikarenakan ada yang ingin terus diperbaiki. Sebab di sisi lain, mereka sadar tidak ada orang tua yang sempurna, dan komunitas parenting bisa efektif membantu. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Pixabaya

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments